Bugh!
Suara tubuh yang jatuh menimpa tanah. membuat Akmal Sanjaya merasa lega sambil menyeka keringat yang bercucuran membasahi dahi, akibat tenaga yang terlalu banyak yang dikeluarkan.
"Akhirnya satu pekerjaanku selesai, tinggal satu lagi. namun itu akan sangat mudah karena yang akan kurus sekarang hanyalah seorang betina liar, yang sudah bisa dijinakan." umpat Akmal dalam hati kemudian dia mengambil sekop yang sejak dari tadi sudah disiapkan di dekat sebuah pohon yang besar.
Tanpa membuang waktu Akmal pun mulai menguruk kembali galian lubang yang dibuat oleh Deri, untuk menimbun sampah dedaunan, rencana awal hendak dijadikan pupuk kompos namun kenyataannya galian itu untuk mengubur tubuh seseorang yang sudah sehari semalam berada di rumah Rumi Aninda.
Bruk! Bruk! Bruk!
Suara urugan