Di sebuah tempat yang sudah lumayan jauh, mereka menghentikan langkahnya. Tubuhnya itu menggigil hebat setelah basah diguyur hujan. Napasnya juga memburu dan detak jantungnya kian mengencang. Sedangkan luka-luka di tubuhnya juga masih terasa pedih, walau pendarahannya sudah berhenti.
"Sekarang kita mau ngapain? Hah?!" bentak Maya dengan emosi. "Kenapa kalian melarang gue membawa Alex bersamaku?!"
Annie memegang bahu Maya dan berkata, "Tapi, May. Alex sudah tiada. Buku ini sudah bilang kalau dongeng untuknya sudah berakhir."
"Tidak! Kalian tidak mengerti betapa aku sangat kehilangan dirinya." Maya menunduk dan mulai mengucur tangis begitu deras.
"May, gue juga pernah ada dalam posisi yang sama saat Veronica mati mengenaskan tadi. Gue juga sedih-"
"-nggak, Ann!" Maya melepaskan tangan