Putri Alice terdiam sejenak dan otaknya tidak dapat langsung mengidentifikasi identitas orang yang kini berada di hadapannya saat ini. Sosok itu memberikan pandangan yang tidak kalah dingin dari Putri Alice yang hampir selalu membuat “tembok” kepada orang-orang di sekitarnya. Sosok itu adalah seorang laki-laki berjubah hitam dan mempunyai tinggi badan lebih dari dua puluh sentimeter dari tinggi badan Putri Alice.
Setelah Ethan menurunkan tudung jubahnya, Putri Alice merasa cukup familiar dengan wajah Ethan namun belum bisa langsung menebak identitasnya. Walaupun belum tahu pasti apakah Ethan merupakan ancaman baginya atau bukan, Putri Alice tidak menurunkan kewaspadaannya sama sekali.
Sepanjang Ethan berjalan perlahan ke arah Putri Alice, Putri Alice bersiap siaga dengan kekuatan magisny