Suara mobil terdengar samar-samar di telinga Putri Charlotte. Mengetahui ada mobil yang terparkir di dekat paviliun, Putri Charlotte memilih untuk menurunkan ekspektasinya. Membayangkan dirinya akan ditemani Near dan Pedro kemungkinan akan membuatnya lebih tenang. Tapi apabila yang terjadi adalah sebaliknya, maka kekecewaannya akan berkali-kali lipat dari sebelumnya.
Putri Charlotte meninggalkan cangkir yang isinya baru diminum beberapa teguk di atas meja, lalu ia duduk di atas kasur dengan badan disandarkan pada dinding dipan. Sambil menyilangkan tangan di d**a, gadis itu berusaha keras berpikir apa yang akan dilakukannya saat melihat Renzo pulang seorang diri. Tanpa kehadiran Near dan Pedro.
“Apakah aku sebaiknya mengamuk bila ia tidak membawa Near dan Pedro? Tapi rasanya kekanakan sek