Bel pun berbunyi, menandakan istirahat telah tiba. Anak-anak berhamburan keluar kelas dan siap menyerbu kantin.
Alih-alih pergi ke kantin, Randy malah memilih untuk tetap berada di kelas. Dia memasukkan bukunya ke dalam kolong meja lalu melipat kedua tangan di atas meja untuk menjadi bantalannya tidur.
London yang sedang memasukkan barang-barangnya ke dalam tas menoleh untuk melihat teman semejanya yang tengah memunggunginya.
"Kau tidak makan siang?" tanyanya.
London menunggu jawaban dari lelaki itu, namun semenit berlalu sepertinya tak ada tanda-tanda lelaki itu ingin menjawab pertanyaannya. Dia pun menghela napas dan berlalu begitu saja meninggalkan kelas yang mulai sepi. Dan hanya ada Randy seorang di dalam sana.
Seketika ruangan yang seharusnya sepi karena hanya ada dirinya, kini