Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Lyerma wati
"Sudah pulang, Mas?" Miranda mendekati suaminya, meraih bawaan yang Bumi pegang.Embun melihat Bumi sedang mencium wanita cantik dengan penuh kelembutan. Wanita itu belum melihat ke arah Embun karena terhalang tubuh tinggi Bumi.Embun merasakan tubuhnya sedikit gugup dan gemetar, ia takut jika istri Bumi marah kepadanya seperti yang Embun lihat di televisi milik tetangganya.Saat Bumi bergeser dan duduk di sofa yang empuk karena Embun bisa melihatnya sofa itu begitu tebal dan tampak lembut, wanita yang menghadap Bumi tadi memandang Embun dengan dahi berkerut. Wanita itu menatap seorang gadis yang berada di belakang Bumi. Miranda memandang Embun dengan tatapan yang tidak bisa Embun jabarkan—memandang Embun dari atas hingga ke bawah, begitu seterusnya."Loh, kamu bawa pembantu baru buat aku, Mas?" tanya Miranda sambil menilai penampilan gadis yang terlihat kampungan. Miranda menoleh memandang suaminya yang tampak kelelahan. Bumi menatap Embun dan Miranda bergantian."Bukan, dia Embun. Aku sudah menikahinya! Embun, ini Miranda, istriku!" Miranda menatap terkejut, ke arah gadis kampung bernama Embun, yang Bumi kenalkan padanya sebagai madunya. Ia beralih memandang suaminya dengan tatapan berubah menjadi marah.ic_default
Karena kamu suka Pernikahan, mungkin kamu suka ini juga:
Pernikahan