Alaric mentap gelang yang baru saja dibuatnya, gelang tersebut berantaikan perak dengan dihiasi oleh keranga kotak kecil.
"Bagus tidak, yah?" gumamnya pelan sambil memperhatikan gelang tersebut dengan penuh ketelitian di setip centi bagian gelang itu. Entah mengapa Alaric merasa sangat bingung dan terus memandangi gelang yang dibuatnya sendiri. Ia merasa ada sesuatu yang kurang dengan gelang tempaannya itu.
"Alaric, gelang buat siapa itu?" tanya Kepala Sekolah yang datang secara tiba-tiba.
Alaric menoleh sekejap ke arah Kepala Sekolah sebelum akhirnya kembali menatap gelang buatannya. "Ah, ini untuk seseorang Pak," jawab Alaric.
"Kau sangat dingin, bahkan saat melihatku tak ada senyum di wajahmu. Dan soaln gelang ini dari ukurannya sih tampak seperti untuk perempuan ya," tebak Kepal