Semua yang berada di ruangan es tersebut panik dan ketakutan melihat Beelzebub yang semakin lama semakin ganas, dan kegagalan rencana Calista.
"Aku harus meruntuhkan ruangan ini dan membebaskan para murid lainnya!" gumam Calista. Ia mengangkat kedua tangannya sejajar dan mengarahkan telapak tangannya kearah tembok es ruangan tersebut, dengan segera ia memfokuskan diri untuk menghancurkan ruangan es yang dibuatnya.
Bunyi reruntuhan terdengar diikuti dengan hancurnya ruangan tersebut dan menjatuhkan beberapa keping es berujung tajam yang kemudian berubah menjadi serbuk es dan terbawa angin. Ruangan es yang dibuat Calista dengan susah payah pun akhirnya menghilang tanpa memberikan bekas.
"Semua hati-hati!" teriak Alaric.
Petra, Alaric, juga Undrew berada dalam posisi yang sangat berbah