Alaric berjalan mendekati Calista sembari menyeringai dan memegang erat tombak air yang berada di tangannya. Jarak antara mereka semakin memudar dan tombak air tersebut mulai menyentuh perut Calista. Namun, raut wajah gadis tersebut tidak berubah barang sedikitpun, ia bahkan tidak mundur sama sekali, Lucifer tampaknya lumayan tertarik dengan tekad gadis di hadapannya ini.
"Alaric lihatlah bagaimana gadis ini akan ku bunuh!" ujar Lucifer pada raga Alaric.
Tombak tersebut mulai menekan perut Calista, sebelum ujung tombak tersebut berhasil menembus kulit Calista, gadis tersebut memegang tombak tersebut dan membekukannya dengan kekuatan es miliknya hingga akhirnya tombak tersebut sirna menjadi buliran salju.
"Aku ingin mengatakan sesuatu sebelum kau membunuhku," ucap Calista.
Lucifer m