"I ERNAND ROGAN REJECT YOU LIVY SWALT!"
Jangan ... Jangan ucapkan kata itu. Kata yang mampu membalikkanku hingga ke titik terlemahku, jangan ... Jangan bilang tinggalkan aku bersama kesendirian ini.
Ini terlalu sakit bagiku, bunuh. Bunuh saja aku dan semuanya akan selesai.
Aku berlari, terus berlari sampai aku terjatuh di kubangan lumpur, di tengah hutan, di bawah guyuran hujan.
"Akhhh huwaaa hiksss" jeritku penuh tangis.
Sampai dia datang dengan jubahnya yang hitam dan jubah yang merah, "tolong ... bunuh aku!" Tapi suaraku tak mampu keluar dari tenggorokanku. Aku hanya terbaring lemah berharap dia yang didepanku memberikan pertolongan atau ... kematian yang kurindu kan, tapi kurasa tidak dan kurasa aku tak sudi dibunuh olehnya.
"Harum darahmu manis sekali dear."
Dunia sungguh tidak adil padaku!!. Dan kegelapan itu menggerogotiku hewan buas yang menemukan mangsanya.
Articulate.