Sudut Pandang Dipanegara...
Aku membuka kedua mataku, menatap langit-langit kamar yang kosong dan berwarna putih. Malam tadi aku tidur dengan sangat nyenyak di atas kasur yang nyaman. Sudah lama aku tidak merasa senyaman ini. Ya, kini aku sudah pulang.
Kuembuskan napasku dengan cukup berat mengingat apa yang terjadi satu minggu yang lalu. Kejadian di mana para Genesis akhirnya mengetahui bahwa mereka hanyalah subjek uji coba yang menjalankan skenario kehidupan sesuai dengan apa yang pencipta mereka inginkan. Aku merasa cukup bersalah karena ikut campur dalam skenario ini. Tapi aku harus melakukannya karena Tuan Chakra yang memintanya langsung kepadaku
Kring!
Kring!
Kring!
Kring!
"Halo," sapaku.
"Halo, Dipa," sapa orang di seberang sana.
Aku mengenali suara ini. Suara Nick, sahabat