Pak Kades tahu, Marshal tidak membalas tatapannya. Ia pun membalik tubuhnya, turut mencari tahu apa yang sedang dilihat oleh Marshal. Tidak ada sesiapa pun di sana, namun pemuda yang ada di depannya itu masih terus menatap tajam ke depan.
"Marshal," panggil Pak Kades.
"Iya Pak," jawab Marshal tergagap.
"Kamu sudah tidak ingin tahu jawabanku?," tanya Pak Kades yang berusaha mengingatkan Marshal soal pertanyaan tentang gadis di depan rumah Pak Kades.
"Ah, iya Pak masih. Bapak harus menjawabnya," ucap Marshal masih tergagap.
"Gadis itu..." Pak Kades tidak bisa melanjutkan kalimatnya, sebab Bu Kades mendatanginya lalu melempar senyum pada Marshal.
"Pak ayo kita pulang dulu. Nanti selepas maghrib kita ke sini lagi," ucap Bu Kades datang menjemputnya untuk pulang.
"Besok kamu main ke