Sebenarnya, Venya ragubuntuk mendatangi ruangan yang menjadi ruang rawat Gemma. Namun, mumlung selingkuhan kurang ajaaar dari Gemma itu seperti bangga akan hal ini, Venya akan mengkonfirmasi beberapa hal kepada Gemma.
"Gem, gue tau lo inget gue cuman sebagian." Kata Venya pelan, "gue mau ingetin lo beberapa hal yang takutnyablonlupa." Kata Venya lagi kemudian menatap Gemma yang sedang menatapnya juga.
Gemma diam. Dia seperti tidak bisa vicara atau bahkan tidak bisa membalas apa yang Venya bicarakan.
"Lo bisa liat ini?" Kata Venya kemudian menyerahkan ponselnya di depan wajah Gemma.
Gemma mengangguk, "terus?" Tamyanya.
"Gue cuman mau ingetin lo, takut lo juga lupa, kalo lo udah tandatangan kontrak dengan penerbit dimana lo menjadikan diri lo manager gue." Kata Venya, "beberapa har