Coba hitung, berapa kali aku tersenyum karena tingkah absurd kita? Banyak. Saking banyaknya gak bisa dihitung.
Sama kaya perasaan aku ke kamu, gak akan bisa dihitung saking besarnya, mungkin 1 semesta gak cukup buat deskripsikan perasaan aku ke kamu.
Tapi kalau kamu maksa mau hitung bakalan aku kasih rumusnya, yaitu 1 + 1 = 2, cukup KITA BERDUA antara KAMU dan AKU.
Sudah cukup kita saling mengagumi dalam diam, sekarang saatnya kita suarakan perasaan masing-masing sambil mengeratkan pelukan.
* * * *
Athaar Daffana Yandra aka Arthaar
"caffein number one, asam lambung wassalam" - Athaar
Yafa Rafardhan aka Yaya
"Kok ngamuk? Kan lu yang nyuruh Kak, ya gua geplak lah" - Yafa
Pendekatan identik dengan hal yang manis, tapi bagian pendekatan kali ini kenapa dibikin komedi sih? ...
* * * *
"Tolong jangan pergi, melepaskan itu sulit, so please stay here ...."
Kalau perpisahan adalah keputusan yang tepat kenapa kita masih dipertemukan?
Bukankah sudah jelas, kalau sebenarnya semesta mendukung kita.
Mau sejauh apapun kaki melangkah pasti akan balik lagi ke rumahnya dan siapapun yang ingin memiliki rumah itu tapi bukan pemiliknya .... dikasih izin masuk gak dikasih apalagi jadi pemilik.
* * *