Aku merindukan kedua orang tuaku
Tempat di mana masa kecilnya
Dan ketenangan dengan penuh
Kasih sayang...
Jadikan rumah singgah ini adalah
Penyejuk hati saat bertemu kedua
Orang tua di rumah ini
Tempat curhat dan teman
Untuk bersantai di rumah Ini.
Aku ingin hidupku sangat nyaman
Saat di rumah untuk mengurangi
Rasa sedih dan marah
Kecewa dengan hatiku ini
Karena butuh teman Curhat.
Rumah adalah kenangan masa kecil
Bersama keluargaku dan hidup lebih
Tenang saat kebersamaan
Dan suasana di kamarku
Penuh indah.
Ketenangan hati
Di mana hatiku masih menangis
Orang tuaku selalu tenangiku
Saat hatiku bermasalah
Untuk bisa kembali ceria Lagi...
Aku butuh rumah
Rinai dan rindu Menjadikan teman ngobrol,
Bersama keluargaku.
Atap tersenyum Terdengar bunyi
Genting berdenting
Membuat celah, sebuih
Tetes jatuh
Dari pada pada sudut
Mata perempuan yang sinar sudunya
Yang berbinar.
Matahari bersinar di pagi hari
Saat ku buka gorden dan membuka
Jendela.
Pagi hari yang indah
Melihat pemandangan di pagi ini
Dan bunga yang bermekaran
Saat hatiku mulai tenang
Dan menghirup udara
Bebas di pagi hari.
Dia perempuan kuat dan kembali senyum
Dan energinya
Selama ini hatiku Cuma
Bisa sedih dan kembali
Tersenyum lagi aku, kau dan hatimu
Anak-anak selalu menguatkanku
Dan saling bercanda dan terhibur
Di hatiku ini adalah obat untuk
Mengembalikan energi di isi
Hatiku ini dan untuk kembali bersama
Di hatimu selamanya.
Rumah singgah inilah untuk aku
Kembali dengan masa kecil dan menjalani
Rumah tangga bersama keluargaku ini
Karena mereka sangat menyayangiku
Selalu.
Kini dan selamanya untuk menjadi kenang saat
Bersama keluargaku ini dan tidak pernah
Ku lupakan semuanya dari masa kecilku ini
Wajar aku sulit selama ini setelah mendapatkan
Hatimu jadi sedikit bermasalah
Dan tidak ini keluar dari rumah
Ini setelah kita membangun
Bersama-sama untuk suatu hari
Menanti di masa depanku.
Di rumahku dan pandemi
Saat hatiku merasa ingin bertemu denganmu
Tengah lockdown
Saat ku ingin kembali ke negara tercinta
Hatiku menjadi sedih
Tidak bisa bertemu kamu
Membuat hatiku sangat kecewa
Dan harus berhubungan jarak jauh demi
Keselamatan dan kesehatan.
Suasana di rumah yang menjadikan berkumpul
Bersama keluargaku ini dengan rinti atap
Di rumah yang selalu turun hujan
Adalah isi hatiku yang sangat kosong
Aku selalu mandi hujan saat hujan deras
Bisa membuatku kembali ceria dan
Tidak membuat sedih lagi.
Kini dan selamanya untuk menjadi kenang saat
Bersama keluargaku ini dan tidak pernah
Ku lupakan semuanya dari masa kecilku ini
Wajar aku sulit selama ini setelah mendapatkan
Hatimu jadi sedikit bermasalah
Dan tidak ini keluar dari rumah Ini setelah kita membangun
Bersama-sama untuk suatu hari
Menanti di masa depanku.
Di rumahku dan pandemi
Saat hatiku merasa ingin bertemu denganmu
Tengah lockdown
Saat ku ingin kembali ke negara tercinta
Hatiku menjadi sedih
Tidak bisa bertemu kamu
Membuat hatiku sangat kecewa
Dan harus berhubungan jarak jauh demi
Keselamatan dan kesehatan.
Suasana di rumah yang menjadikan berkumpul
Bersama keluargaku ini dengan rinti atap
Di rumah yang selalu turun hujan
Adalah isi hatiku yang sangat kosong
Aku selalu mandi hujan saat hujan deras
Bisa membuatku kembali ceria dan
Tidak membuat sedih lagi.
Menjadi orang itu seperti rumah singgah.
Setiap pagi ada yang hadir
Bahagia, kecewa, pahit, pikiran sesaat yang datang sebagai tetamu yang tidak diundang Selamat datang, sambutlah
semuanya.
Sebutan rumah singgah
Hari itu di mana pahitnya hatiku
Selalu marah dan kepikiran
Saat emosi setiap isi
Hatimu ini tidak berhenti atau
Bisa tenangi hatimu ini
Karena sebagai tamu tidak datang
Ke rumahku ini.
Di mana aku menenangkan hatiku ini saat sedih
Aku selalu simpan di hati saat aku kepikiran dan
Menangis saat itu kini berat hati saat tidak pulang
Ke rumah pasti sangat berkecil hati di saat
Pahitnya di sakiti pasti kecewa
Maka itu aku kembali ke rumah singgah
Bersama orang tuaku.
Dia adalah segala hatiku yang menjadi
Kesayangan oleh orang tuaku
Semua membagi saling cerita
Menangis dan marah ketika situasi
Hatiku tidak tenang.
Diariku saat pandemi
Membuat hatiku menjadi sunyi di saat berada
Di rumah untuk tenangi diri
Aku butuh sosk seseorang lagi
Yang penuh kasih sayang
Dan saling mencintai lagi untuk
1 sama lain lagi...
Jadikan hatiku ini adalah
Untuk membuka pintu hatiku
Untuk mengenal seseorang lagi
Membuka dengan lembaran
Baru lagi tanpa ada rasa
Sakit hatiku ini.
Cuma inilah hatiku bisa menyembuhkan
Rasa sedihku cepat hilang dan bisa tenang
Untuk curhat bersama orang tuaku saat ini
Hatiku sudah bisa tenang lagi
Dan jauh lebih baik lagi
Sebut saja adalah rumah singgah.
Rumah untuk bersama keluargaku
Rumah singgah untuk tinggal
Selamanya.
Jadikan ini adalah tempat tinggal bersama keluarga :
Rumah ini ciptaan oleh Allah SWT
Tempat perlindungan untuk hatiku
Ada sebuah rahasia
Tempat yang sangat nyaman saat bersama
Dengan orang terkasih
Tempat menjadikan teduh saat hujan turun
Rintik hujan turun setiap siang hari
Dan datang musim hujan saat bulan desember
Nostalgia di masa kanak-kanak
Tempat untuk berteriak dan menangis
Melihat awan di lantai atas.
Meskipun jika mereka sekumpulan duka, yang menghempas rumahmu di seisinya
Menghapuskan pikiran gelap, aib dan jahat, Mereka terima di ambang pintu sambal
Tertawa suruhlah mereka masuk
Dan tidak tahu tata tertib & malu kalau ada tamu datang
Cuma bisa di kamar
Tidak ada rasa sopan setiap ada
keluarga yang datang hanya ada pikiran gelap
Mereka Cuma bisa membersihkanmu hanya sekeping bahagia
Urusi setiap tamu dengan hormat
Dan penuh kasih sayang.
Teman,
Bersahabat yang lebih baik dan indah
Begitu kau menyapaku
Dan tidak pernah melupakan
Setiap bertemu teman lama
Di saat aku menangis kamu
Tenangiku dan memelukku
Lirih, pasti menyakitkan dalam hatiku ini
Sepertinya aku tersiksan dengan hidupku
Ini...
Seakan masih ada tali silaturahmi
Meskipun kita pernah musuh
Dan merasa bersalah
Karena cyberbullying ke aku
Aku pasti maafin kau
Tidak ada kata dendam
Atau balas dendam yang sudah
Menyakitiku
Dalam ruang yang penuh kehangatan dan kehampaan
Kita bisa kembali lagi menjadi teman & bersahabat
Seperti hati kita tidak bisa di persatukan lagi
Lalu kita kembali menjadi teman seperti dulu
Dan kita saling cerita satu sama lain
Untuk menenangkan hatiku ini
Hatiku menjadi tersentuh saat
Aku bisa tenangi diriku
Dari depresi hati
Cerita bersama keluargaku Ini.
Aku sangat sadar dengan hatiku ini
Betapa dengan sulit yang aku jalani
Cintaku yang terluka selama ini
Amarahku sangat terguncah
Membuat hatiku marah besar yang
Sudah menyakiti hatiku dan hatimu
Kini aku bisa mengikhlaskan hatimu Ini ke orang
lain.
Tapi kenapa kau datang lagi
Kau menjadikanku ini adalah rumah singgahmu
Kuakui akan paham situasi perlakuanmu
Mungkin aku merelakanmu
Yaitu cara melipuriku ini.
Pelik, namun ku harus menegaskan hatiku ini
Kau bukanlah seseorang yang bisa kau miliki.
Biarlah hatiku ini mengikhlaskan untuk hatimu
Ke orang lain dan aku menjadi
Perempuan kuat dan jadikan aku ini
Rumah singgah...
Rumah ini bersama keluargaku
Yang kita jadikan tempat tinggal
Sejak usia dari bayi
Dan teman ngobrol bersama
Rahasia bersama
Selamanya.