Flash back
“Ught … di sini gelap sekali!” gumam Simon yang mengedikkan kepala dan menatap ke arah sekitar cellar yang sama sekali tak dapat ia lihat, karena kegelapan menguasai ruangan bawah tanah itu,
“Kita cari skaklarnya!” ucap Adam kepada Simon, yang kini membuat Simon mengangguk untuk kemudian mengulurkan tangannya untuk menempel ke arah dinding dan mencari skaklar dari lampu di bawah tanah itu.
“Ketemu!” pekik Simon merasa senang ketika ia merasa bahwa ia mendapatkan skaklarnya,
Pats!
Lampu pun menyala, membuat Simon merasa senang untuk kemudian menoleh menatap Adam, namun terkejutnya ia ketika mendapati satu tubuh yang terpaku di dinding dengan kondisi tubuh yang sangat mengertikan. Seperti organ dalam yang terlihat akibat tubuh yang terbuka, kedua mata yang terbelalak denga