Sepanjang perjalanan Adam pada siang hari itu, dia tidak pernah sedikit pun bisa merasa tenang, dan hal itu tentu saja disadari oleh sang supir yang kala itu mengantarnya menuju desa Fareham.
“Apakah anda akan menghadapi ayah dari kekasih anda, tuan?” sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh sang supir kala itu, membuat Adam seketika menoleh menatapnya untuk kemudian terkekeh menanggapi apa yang ditanyakan oleh sang supir kepadanya.
“Ahahaha … apakah aku terlihat seperti itu, pak?” tanya Adam kepada sang Supir yang kini ikut tertawa menanggapinya, mengira jika tebakannya pada saat itu tepat.
“Yeah … karena kau terlihat seperti akan menghadapi kematianmu saat ini! Tenang lah nak … semua orang tua tidak akan seburuk yang kau pikirkan saat ini!” jelas sang Supir kepada Adam yang kini kem