Usiaku sudah mendekati kepala 3, ya sekarang usiaku sudah 27 tahun. Seperti biasanya dengan semua ocehan ibu tentang hidup saya nantinya. Ya ibu saya yang sangat menyayangi saya sepenuh hati. Oh iya saya juga pernah memiliki seorang ayah, yaah seorang ayah yang sangat menyayangi saya sebelum semuanya hilang karena suatu peristiwa yang membuat hidup saya menjadi naas seperti ini..
Tanpa sadar aku kembali kemasa lalu yang suram.
Di sebuah rumah....
' Nita..ada suatu hal yang sangat penting yang ingin kuceritakn kepadamu..
Hal penting apa sih Bram ? Begitu pentingkah sampai kamu lupa dengan hari ulang tahun ku sekarang ?
Nita adalah nama ibuku, sedangkan Bram adalah nama ayahku.
Bram menghela napas berat...
' Nitaa,,,sebelumnya aku minta maaf jika sudah sangat menyakiti hatimu...
''Sreeggh...Jantungku serasa gemuruh kencang..Usiaku yang saat itu 15 Tahun sudah mulai mengerti tentang hidup...
' Nita aku mau berterus terang jika tanpa sengaja disaat aku dalam keadaan tidak sadar telah berbuat hal yang tidak baik terhadap seorang wanita. Dan sekarang wanita itu sedang mengandung anakku.
Ibuku terdiam tanpa kata, tanpa bicara apa pun hanya airmata yang menetes di pipinya yang halus.
Aku tau ibuku sangat terluka tapi dia tetap kuat demi aku putrinya.
Sejak itu Ayah dan ibu berpisah..Aku ikut ibuku. beruntung kami masih boleh tinggal dirumah peninggalan kakek dari ayah.
Sedangkan ayah bersama wanita itu pergi entah kemana....