"morning mummy, daddy..." Oncey menyapa Zander dan Starlet sekaligus memberi kucupan di dahai mereka. "awalnya sayang bangun.." balas Starlet yang masih mengantuk. melihat Zander yang masih tertidur pulas buat Starlet senyum. "untung aja semalam sempat pindah posisi " bisik hati kecilnya. "Mummy, Oncey lapar..." kata Oncey sambil memegang perutnya. "ya uda, yuk ke dapur kita memasak mau?" soal Starlet. "yeah.. mummy masak.." kata Oncey dengan gembira sekali.. Zander dengar suara Oncey langsung bukan mata. "sayang, happy ni kenapa?" soal Zander. "Mummy will cook for breakfast daddy.." balas Oncey.. Starlet dan Oncey langsung bersihkan diri dan masuk ke ruang dapur. Kebetulan bibi Mila belum masak sarapan. Zander bangun dari kasur dan melihat darah keperawanan Starlet tertumpah di atas tilam. Perasaan Zander jadi serbah salah. "apakah Starlet akan menyesal, apakah dia akan menghidar selepas ini.." bisik hati kecilnya ketika mengingat semula adegen panas mereka semalam. "kami melakukan itu juga tiak ada paksaan.. apa yang harus sa lakukan kepada Starlet.." bisik hati kecil Zander lagi. Dia membersihkan kamar tidur itu. Semua cadar dan selimut di laundry. dia menggantikn cadar dan selimut yang baru. Selesai kemas kamar tidur Zander langsung membersihkan diri, kebetulan hujung minggu jadi dia menghabiskan masa di rumah bersama dengan anaknya. Starlet juga. Itu bonus Zander dengan Oncey. Siap merapikan diri, Zander memakai seluar pendek dan baju warna sage green mempersonakan mata Starlet. "kamu ganteng banget....." kata Starlet memuji ketampanan Zander. "my daddy is always handsom mummy" puji Oncey. "hari ini aja gantengnya?" soal Zander buat Starlet senyum menampakan lesung pipit yang di sebelah kiri terserlah. "ngak.. selalunya ganteng tapi hari ini extra gantengnya..." balas Starlet..buat Zander senyum "can I hung.." goda Zander. Starlet mengenyitkan mata, ngak boleh romantik depan anak kecil. "daddy can not hug mummy, only Oncey.." kata Oncey sesi menyelalatkan diri berhasil. "kamu selamat saat ini Starlet.." bisik Zander kepada Starlet. "yuk, sarapan bareng-bareng mupung breakfastnya uda siap.." kata Starlet selepas melihat kelibat bibi Mila. "maaf non uda ngerepotin soalnya bibi bangun kesiangan..maaf pak." kata bibi Mila. "ngak usah minta maaf bi, Starlet lagi menunaikan janji sama Oncey..masak nasi goreng ayam untuknya.."balas Starlet. "mummy your food is delicious.." puji Oncey..Starlet senyum kepada Zander dengan bibi Mila juga puji masakan Starlet sampai nasi goreng yang Starlet buat itu habis semuanya. "Sayang..... after breakfast mummy balik yaa.." pamitan Starlet. "mumy, cutikan hari ni.. jangan balik dulu temenin Oncey dan daddy aja hari ini. Esok mummy baru balik. Nginap sekali lagi.." pinta Oncey. "mummy ngak bawa bau sayang.. gimana ?"soal Starlet. "ngak pa-pa, nanti kita ke mall beli baju mummy, iyakan daddy?.." kata Oncey sambil mengenyitkan kepala daddynya. Zander membalas dengan senyuman. Starlet tiada pilihan. Hanya mengiyakan, kerna dia juga cuti liburan.
************************************************************************************
Selesai ke mall, lunch di rumah Zander pula, selesai itu kena layan pula karenah Oncey yang mau menonton kartun favorit nya. Tiada lain tiada bukan Tom and Jerry. Bibi Mila belum balik dari jumpa sahabatnya. "mummy..suka Tom atau Jerry? "soal Oncey.. "mummy suka Jerry.. kecil dan comel macam anak mummy.." balas Starlet sambil mencubit manja pipi Oncey. "kalau mummy Jerry my daddy is Tom.." kata Oncey dan mereka bertiga ketawa sama-sama. "sayang jangan rapat sangat.. aku ngak bisa tahan.." bisik Zander buat Starlet jaga jarak. "mummy...boleh ngak Oncey Tanya satu soalan sama mummy?" soal Oncey. "apa dia sayang.." kata Starlet. "if one day Oncey ngak ada lagi di dunia, mummy Masih sayang Oncey ngak? mummy still with my daddy?" soalan Oncey buat Starlet dan Zander terkejut. "sayang kamu gak boleh bicara seperti itu.. sayang mummy harus kuat.. mummy janji sentiasa sama Oncey..walauapapun keadaan.. I love you so much.." kata Starlet. "but, my daddy? mummy only love me right?" soal Oncey lagi. "aduh, ini anak kok pintar banget yaa.."bisik hati kecil Starlet. "mummy don't like daddy...sayang." balas Zander pura-pura tarik muka. "kamu ya jangan gitu sama anak kecil.. ngak baik tau.." kata Starlet. "mummy syang kok, Oncey and daddy.." kata Starlet. "promise." Oncey menunjukkan jari kelingkingnya kepada Starlet. "promise". Sampai di sana saja perbicaraan mereka. Oncey sda tertidur di pangkuan Starlet. Zander yang melihat baju Starlet terbuai Sedikit menampakan dua gunung di sana langsung menarik muka Starlet lalu mencium bibir Starlet. "sayang..." kata Starlet. "ngak boleh?" soal Zander.. " ni kan di ruang tamu, ngak enak dilihat sama bibi.." kata Starlet. Dia suda lupa bibi Mila keluar ketemu sahabatnya sejak pagi tadi. "bibi Mila ngak ada sayang.." balas Zender sambil meramas p******a Starlet, mencium bibir Starlet lebih dalam lagi. Zander begitu fokus sehingga Oncey mengerakkan badannya buat Starlet menolak Zander agar menjauh. "hantar Oncey di kamar tidur kesian kamu terus menahan badan Oncey.." kata Zander. Dengan polosnya Starlet membawa Oncey di kamar tidur. Zander juga ikut. "kok kamu ikut sekali.." soal Starlet. "emangnya kenapa? aku juga mau bobo dan dimanja sperti Oncey. aku mau ituuu..." kata Zander.."kamu jangan macam-macam di siang hari yaa.." kata Starlet. Starlet membaringkan Oncey di atas tilam.. dengan itu Zander pula memeluk Starlet dari belakang. Sehingga dede Zander menegang menyentuh bahagian intim Starlet. "kamu baut aku jadi candu Starlet.." bisik Zander tepat di telinga Starlet. "sayang... ini masih siang loh.." kata Starlet disertai dengan desahan manja. Zander menghisap p****g Starlet dengan lembut sambil memegang private part Starlet yang suda basah. "Sayang aku mau..." Zander melumat bibir seksi itu dan tangannya meramas p******a Starlet kini mereka berada di ruang rasiah Zander hanya mereka berdua di dalam tanpa gangguan . Bebas mau gaya seperti apa ngak ada orang yang lihat.
************************************************************************************
Starlet memejamkan matanya, tangannya mengelus keperkasaan Zander yang keras, besar dan panjang itu. Pasti lebih nikmati jika dedenya itu masuk ke dalam milik Starlet yang basah. Zander memejamkan matanya saat tangan Starlet meramas dan bergerak naik-turun pada batang dedenya milik Zander. Perlahan dan nikmati sekali. Sungguh kenikmatan yang ngak bisa di tolak mentah-mentah. Keduanya saling memberikan kenikmatan, Zander memainkan tangannya di lubang milik Starlet dan itu ngak cukup puas kerna hanya gelitikan jari tangan Zander. Disaat susana suda mulai panas dan ghaira semakin menguasai Starlet langsung berganjak dari posisi berdiri ke kasur dengan posisi dirinya di atas. Starlet langsung naik ke atas pangkuan Zander sambil memberikan ciuman panas kepada Zander. Disaat bibir saling terpaut, di bawa sana Zander membuka seluar dalamnya serta seluar dalam milik Starlet agar dedenya mudah masuk ke dalam private part Starlet yang suda sangat mendamba sentuhannya. Perlahan tapi pasti, Zander memastikan miliknya masuk ke dalam milik Starlet, dengan gerakan yang penuh sensasi, Starlet bergerak naik-turun sehingga akhirnya dede Zender yang besar dan panjang itu masuk sempurna ke dalam sana. "ahhh sayang..ini yang aku suka darimu, puaskan aku sayang.." desah Starlet..Tanpa ragu dan penuh semangat Zander membuat permintaan Starlet ditunaikan. "dengan senang hati sayang.."Kedua tangannya meramas punggung Starlet sambil mengerakkan tubuh Starlet naik-turun. Rasanya tetap sama dan enak. Starlet sendiri merasakan tubuhnya bergetar hebat, dia terbuai dengan setiap sentuhan dan gerakan yang Zander lakukan. Sesekali mulut Zander mengulum ujung bulatan p******a Starlet yang berwarna pink cerah itu menambah gairah Zander begitupun dengan Starlet yang semakin membara."haaahhhhh,, sayang, aku belum pernah merasa nikmati seperti ini.." Starlet mengeluarkan kata-kata yang lebih mengairahkan Zander lagi. Kehebatan Zander dalam melayan kemahuan Starlet buat Starlet gila begitu juga dengan Zander. Sama-sama merasa kenikmatan yang luar kendali. Zander memposisikan dirinya di atas pula. Dia merebahkan badan Starlet di tilam yang empuk itu, sedikit menarik pinggulnya Starlet agar mudah memposisikan dedenya dan milik Starlet dengan tepat. Kedua kaki Starlet terbuka luas dan tepat di tengah-tengah Zander sedang mengerakkan ujung dedenya keluar-masuk ke dalam,dan akhirnya dalam beberapa detik saja keduanya menyatu. Starlet mengeluarkan suara desahan yang menggairahkan, posisi itu sangat dalam tapi tetap menikmatinya.Sedangkan Zander bergerak maju mundur dan sesekali menekan lama dedenya ke dalam. Gerakan Zander sangat disukai oleh Starlet lalu mengalungkan tangannya pada leher Zander, sedangkan ciuman panas mereka tak bisa dihentikan. Sampai akhirnya Starlet berteriak serta desahan saat dia mencapai klimaksnya.. "sayanggg..aku mau keluar..." Zander mengerakkan pinggulnya lebih lambat namun dalam kerana Starlet sedang mengalami pelepasan. Zander sangat merasakan denyutan-denyutan di dalam yang mencengkram batang dedenya. Zander melumat bibir Starlet dengan penuh gairah. "gimana, sayang puas?" "aku lemas sayang..""sayang uda puas tapi saya belum. Ini tidak adil rasanya.."kata Zander lalu ia mencium lagi leher Starlet untuk memancing lagi gairah Starlet. Zander memberikan ransangan yang sulit untuk Starlet tolak. Zander mengerak-gerakan pinggulnya perlahan-lahan agar Starlet merasakan lebih nyaman dan tidak berasa ngilu lepas klimaksnya tadi. Disaat Starlet mulai nyaman Zander mencabut dedenya keluar untuk berganti posisi. " sayang kok dicabut" Tanya Starlet bingung. "ganti posisi sayang" kata Zander sambil mengangkat tubuh Starlet dengan posisi sama-sama menghadap depan. Zander mengerakkan miliknya dan milik Starlet dengan tepat sehingga meraka menikmati moment panas itu. Kedua kaki Starlet terbuka lebar atas pangkuan Zander. Di sisi lain tangan Zander menyentuh p******a montok milik Starlet dan meramas-ramas dengan tanganya. Selain itu bibir merah delima milik Zander lincah mencium dan menikmati leher Starlet yang harum itu. tentu saja itu di luar kendali Starlet. Semua titik-titik sensitifnya berhasil Zander dapatkan. "sayang ngak usah cpat-cepat yaa.." "lagi cepat lagi enak sayang" Starlet mengangguk dan mengerti sampai akhirnya kedua-dua mengeluarkan desahan panjang, sama-sama mengalami pelepasan dan k*****s yang cukup nikmat.