Three
“Aku pulang” sesampainya di kost Ana yang kecil dan kumuh, karena tepat di depan kamar kost itu adalah got tempat pembuangan Tinja, dan kalian tahu kamar kostnya cuma sepetak kamar kecil, dengan seabrek barang yang menumpuk disana, ada 2 kasur, 3 kursi sofa dan kardus-kardus yang berisi pakaian harta karun paling berharga, pasti kalian bertanya-tanya kok pake kardus, emang gak ada lemari, ya kalau punya lemari ngapain pake kardus? karena terbiasa suka pindah dari tempat kost satu ketempat kost yang lain, kenapa? karena gak bisa bayar kost, mungkin kalian berfikir kok ngeri amat ya, jangan salah, diluar sana masih banyak yang lebih miris dari kehidupan Ana dan keluarga kecilnya, tapi keadaan ini lebih baik dari mereka yang kurang beruntung, bisa dikatakan bahwa Ana adalah seorang yang lebih beruntung diantara segerombolan anak yang kurang beruntung, jadi ia selalu mensyukuri apapun keadaannya saat ini, itu yang selalu ibunya katakan, tapi kesulitan yang dihadapi juga gak mudah, pura-pura bahagia, padahal menyimpan kesedihan yang gak bisa dipahami siapaun, hany Tuhan yang tahu.
Tak ada siapapun dirumah, sepi, kaya di kuburan.
krip krip!
Setiap hari Ana pulang sekolah jam 3 sore dari sekolah, karena beberapa minggu lalu sistem pembelajaran di ganti dengan kurikulum 2013 and you know, kurikulum KTSP jauh lebih fleksible ketimbang K2013, karena jadwal yang begitu padat dan jam belajar yang diperpanjang dan gak sampai disitu aja, pelajaran yang gak masuk diakal susah nya minta ampun, membuat semua murid di seluruh kalangan yang sekolahnya memberlakukan K2013 pusing 7 keliling, gak cuma Ana seorang yang kacau dalam belajar, Karena K2013 membutuhkan media-media yang memerlukan biaya banyak, termasuk hp bututnya yang sebenarnya harus diganti karena perlu mendownload aplikasi-aplikasi yang gak bisa di download di hp sabun miliknya. Tapi untungnya itu gak berlangsung lama, itu hanya berjalan sekitar 1 semester berarti itu 6 bulan sampai penerimaan rapor tengah semester, sudah bisa dipastikan karena Ana jarang mengumpulkan tugas yang berkaitan dengan pelajaran computer dan desain atau apalah, nilainya ada yang C dan D. Sudah jelas bukan banyak pihak yang mengeluhkan betapa sulitnya K2013 itu, dan akhirnya sistem pendidikan di gantikan ke awal nya yaitu kurikulum KTSP. Serasa belenggu itu dilepaskan, dan bisa bernafas lega.
Seminggu usai MOS hari terakhir yang biasa nya diisi dengan acara pengakraban semalam dan kali ini sekolah ku mengadakannya di Puncak Tawangmangu Karanganyar, tepatnya di Bukit Harmoni.
-Lost