Dokter Halbert melirik jam yang tertera pada layar handphone miliknya. Pukul tujuh lewat dua puluh lima menit, hujan deras masih setia menemani pagi hari Kota Island. Kembali melirik layar handphone miliknya, Dokter Halbert mengirimkan email pada Detektif Edelmar. Ia menanyakan apakah Detektif tersebut Nanti siang sibuk atau tidak. Dokter Halbert ingin membicarakan tentang kasus yang sedang mereka tangani saat ini. Usai mengirim email, Dokter Halbert berdiri dari posisi duduk dan berjalan menuju dapur. Memikirkan apa yang akan ia buat, Dokter Halbert akhirnya mengambil satu bungkus mie kuah dan satu butir telur. Makanan hangat dan berkuah memang paling enak dinikmati saat hari sedang hujan seperti saat ini. Beberapa menit berlalu, mie instan yang Dokter Halbert masak sudah matang. Ia lalu