Akhirnya Zayyan tahu Yusuf pernah datang melamar Ina setelah ia menceritakan kegundahan hatinya semalam pada Hauzan. Dan ia baru bernapas lega ketika Hauzan mengatakan bahwa yang menyambut keluarga Yusuf kala itu adalah dirinya dan Zahra, sementara Ina sedang tidak ada di rumah. Dan Ina juga tidak tahu menahu masalah lamaran itu, sampai Hauzan memberitahukan padanya dan ia juga tidak memaksakan kehendak tanpa persetujuan adiknya.
"Bagaimana aku menerima lamaran di atas lamaran, bukankah hukumnya haram?"
Zayyan mengerjapkan mata sedikit terkejut. Menegapkan badan menghadap Hauzan di samping kirinya. "Lamaran di atas lamaran? Memangnya sebelum Yusuf, apakah ada lamaran yang lain?" Alisnya menukik ke atas.
"Hmmm...." Hauzan mengangguk seraya mengusap dagunya. "Tapi yang mengutarakan lam