Katanya berada di kelas IPA itu, membuat diri menjadi culun,penyindiri,dan gak gaul.
Katanya berada di kelas IPA itu, cuma buat bikin image 'anak pintar'.
Dan katanya lagi, anak IPA itu penuh dengan ambisius tingkat kelurahan.
Padahal faktanya, anak IPA itu tidak jauh beda dengan anak IPS yang akan tetap rusuh jika ada jam kosong.
Kalau kata Ram, "Anak IPA itu, cuma beruntung ngasal pas ujian masuk. Jiwa tetap gesrek meski jago sains"
Seperti sekarang ini, makhluk 11 IPA 2 lagi heboh-hebohnya karena Bu Nada berhalangan masuk. Meski Fisika adalah pelajaran wajib di IPA, tapi yang namanya terbebas dari perhitungan, akan tetap menjadi favorit bagi semua siswa,termasuk 11 IPA 2. Justru jika mereka sedih tidak masuk belajar, perlu di pertanyakan kejiwaannya. Memang karena orangnya ambis atau kalau kata si Mia "Pencitraan doang".
Selamat datang di kelas 11 IPA 2.
Kelas dengan sejuta keunikan murid-muridnya, hingga membuat para guru enggan mengajar di sana.
Meski begitu, kelas ini jauh lebih asik dari kelas sebelah yang taunya cuma menyebar gosip murahan. Kelas 11 IPA 2 punya 27 siswa dengan kriteria yang berbeda-beda tentunya.
1.Tipe Bodo Amat
Murid yang termasuk dalam tipe ini hidupnya sangat tenteram dan bahagia selalu. Mereka tidak akan pernah memusingkan tugas apalagi ujian. Mereka cuma bisa bilang "Serahkan saja sepenuhnya sama Tuhan." Iya, mereka benar-benar pasrah.
2.Tipe Ambis Parah
Tipe ini benar-benar serius jika sudah berada di dalam kelas. Pokoknya mereka itu bakal marah kalau ada yang berisik ketika pelajaran berlangsung. Bahkan tidak jarang mereka akan mengerjakan tugas titipan dari guru di perpustakaan jika kelas sudah berubah jadi pasar. Meski begitu mereka juga tetap senang jika mendapat jam kosong, kecuali si Rafa.
3.Tipe Ngikut-Ngikut
Nah, tipe ini tidak punya pendirian. Mereka biasa masuk dalam tipe Ambis Parah, tapi terkadang mengikuti tipe Bodo Amat juga. Intinya mereka cuma ikut aliran sungai sesuai musim. Iya, musim ujian atau musim nyantai. Meski plin-plan, tapi sebagian besar penghuni 11 IPA 2 masuk dalam kategori ini. Katanya, "Ngapain serius mulu kalau bisa nyantai?."