Young Eun mengetuk pelan sebelum melangkah masuk ke dalam ruangan yang di d******i warna putih tersebut. Seorang pria paruh paya dengan jas putih yang duduk di balik meja tersebut berdiri menyambut kedatangannya dengan ramah. Meskipun sudah beberapa bulan sejak terakhir kali Young Eun datang, pria itu menyambutnya dengan hangat.
“Young Eun-sshi ...” Terlihat sekali bahwa dokter Kim Sang Hyun—psikiater tersebut senang akan kedatangan Young Eun. “Aku menunggumu, kenapa kau terlambat untuk berkunjung?” Dokter Kim mempersilahkan Young Eun duduk di kursi seberang mejanya.
“Maafkan aku, dokter Kim. Aku memiliki banyak hal yang harus aku lakukan,” jelas Young Eun membuat pria itu tersenyum dengan maklum.
“Baiklah. Bagaimana keadaanmu saat ini? Apa kau masih bermimpi buruk dan mengalami kecemas