Byung Joo menaikkan satu alisnya tinggi saat menyadari bahwa tatapan Seo Jin berbeda dari biasanya. Sekalipun Seo Jin marah, dia tidak menunjukkan kemarahan yang begitu besar seperti saat ini. Kemarahan yang tersimpan dalam sorot mata Seo Jin, seakan mampu membunuh seseorang.
“Kau bahkan tak pernah meminta maaf atau peduli padaku setelah memukulku habis-habisan dan mengurungku di ruang bawah tanah! Kau bahkan tidak peduli sedikit pun saat aku harus dirawat di rumah sakit karena trauma! Sekarang kau masih berani menyebut dirimu ‘ayah’?! Kau bahkan tak pernah merasa menyesal setelah membunuh orang tua gadis itu!”
Kedua mata Byung Joo membulat terkejut mendengar Tae Hyun mengungkit hal tersebut. Dia tidak pernah memikirkan bahwa Seo Jin akan mengingatnya.
Sementara itu, Mi Jung yang baru s