Angin musim gugur yang seharusnya berembus hangat, terasa dingin hingga membuat dua anak manusia yang duduk di bawah pohon itu menggigil oleh atmosfer yang mengelilingi keduanya. Tak ada sepatah kata yang keluar dari bibir Young Eun maupun Seo Jin sejak sepuluh menit yang lalu. Taman yang biasanya dipenuhi dengan bunga sakura dan daun maple, kini terlihat sedikit gersang memasuki pertengahan musim gugur.
“Jika tak ada yang akan kau bicarakan, aku akan pergi.” Kalimat itulah yang akhirnya terucap dari bibir Young Eun dengan air muka yang dingin. Dia tidak tahu bagaimana perasaannya saat ini setiap kali melihat Seo Jin. Ada kemarahan yang terselip dalam hatinya, namun di sisi lain ada secuil kerinduan akan sosok pria di sampingnya.
“Jangan maafkan aku.”
Young Eun menoleh. Dia bisa meli