Kesatuan belum menjawab pertanyaan tentang dome dan hak kembali, tetapi memberi tanggal untuk pembaruan: dua hari lagi. Aku meminta mereka menyebutkan apakah jawaban penuh akan tersedia atau hanya status pemeriksaan. Kyaa menerima tanggal itu dan mengatakan warga akan menunggu, tetapi mereka tidak menyatakan akan ikut perjalanan setelahnya.
Kesatuan belum mengirim jawaban tentang hak kembali. Mereka hanya memastikan tim hukum masih meninjau aturan lama. Aku meminta tanggal pembaruan dua hari lagi. Kyaa mengatakan warga akan menunggu, tetapi mereka juga akan membahas kebutuhan harian yang tidak bergantung pada jawaban itu. Aku tidak menganggap jeda tersebut sebagai persetujuan untuk ikut misi.
Baron bertanya apakah kami dapat mulai menghitung minat secara informal. Aku menolak mencatat percakapan pribadi sebagai komitmen. Jika warga ingin bertanya tentang kapasitas atau jadwal, kami akan menjawab. Jika mereka menyampaikan minat, kami akan mencatat hanya dengan izin dan menjelaskan bahwa itu belum menjadi persetujuan final.
Pia belum mengirim tanggapan atas permintaan lanjutan. Kesatuan mengonfirmasi bibliografi yang kami miliki adalah versi publik, tetapi tidak mengidentifikasi sumber lisan yang disebut dalam tulisan. Jayen menuliskan bahwa dugaan tentang Kaburu tetap belum terbukti. Kami tidak tahu lokasi, jumlah, atau keadaan kelompok mana pun yang mungkin disebut dengan nama itu.
Pia belum menanggapi undangan lanjutan melalui Kesatuan. Jayen mencatat bahwa belum ada jawaban, bukan bahwa Pia menolak. Kami hanya menerima bibliografi publik dan belum dapat memastikan sumber lisan yang menjadi dasar beberapa bagian. Catatan Kaburu tetap terbatas pada pertanyaan sejarah.
Nomad menyelesaikan inspeksi segel. Tidak ditemukan kerusakan tambahan, tetapi ia meminta uji beban terbatas dilakukan dengan kru minimum dan prosedur penghentian otomatis. Itu adalah rekomendasi teknis untuk tahap berikutnya, bukan izin berangkat. Yoon An menyusun urutan dan meminta semua kru mengikuti pengarahan sebelum masuk ke ruang kendali.
Aku bertanya apa yang akan membuat uji dihentikan. Nomad membacakan ambang sensor, perubahan tekanan, dan tanda panas berlebih. Aku meminta daftar itu tersedia dalam bentuk suara dan teks. Karena penglihatanku terbatas, aku perlu menerima peringatan dengan cara yang dapat kuakses sama cepatnya dengan kru lain.
Jayen memeriksa sistem pembaca suara dan memastikan sinyal uji terdengar dari titik kerjaku. Jacklyn menguji jalur evakuasi. Aku berjalan melalui rute itu dengan tongkat, lalu meminta satu penanda tambahan di dekat belokan. Mereka memasangnya sebelum latihan dimulai.
Tim melakukan pengarahan untuk uji beban terbatas yang direncanakan, dengan syarat semua pemeriksaan awal tetap lolos. Nomad menjelaskan hak setiap kru untuk menghentikan prosedur bila melihat ambang terlampaui. Aku meminta hal itu berlaku tanpa perlu meminta izin dariku terlebih dahulu.
Nomad mengadakan pengarahan kedua untuk uji terbatas. Ia menjelaskan batas beban, urutan pemadaman, dan jalur evakuasi. Aku meminta latihan dilakukan dalam keadaan tanpa tekanan waktu. Yoon An menguji suara peringatan dari tempatku berdiri. Aku dapat mendengarnya jelas, tetapi satu sinyal pendek tertutup bunyi ventilasi.
Kami menghentikan persiapan dan memperbaiki sistem audio. Jacklyn mengulang tes dari tiga titik. Setelah itu sinyal terdengar di seluruh ruang. Aku meminta catatan aksesibilitas dimasukkan dalam daftar pemeriksaan tetap, bukan hanya untuk uji hari ini. Jika sistem berubah, peringatan yang dapat kudengar sekarang bisa hilang lagi.
Nomad menyetujui. Ia mengatakan semua kru berhak mendapatkan peringatan yang dapat diterima dengan cepat, baik melalui suara, cahaya, maupun perangkat pribadi. Aku meminta Yoon An memastikan perangkat getar tersedia bagi petugas yang memakai pelindung telinga.
Baron meminta aku menyebut uji terbatas sebagai tahap akhir sebelum peluncuran. Nomad mengoreksi: uji itu hanya satu tahap lanjutan, lalu masih ada evaluasi sistem lain, simulasi, dan keputusan resmi. Aku meminta laporan menggunakan istilah Nomad. Baron menerima koreksi itu dan meminta jadwal menyeluruh setelah data baru masuk.
Kru berlatih prosedur penghentian tanpa menyalakan mesin. Semua orang dapat membunyikan alarm dan meminta evaluasi. Aku berlatih menggunakan jalur suara dan tongkat di koridor yang diberi penanda. Aku merasa lebih siap, tetapi tahu latihan tidak menjamin semua kemungkinan.
Aku mengirim Cherry salinan keputusan tentang bantuan dan tenggat. Ia membaca lalu bertanya apakah keputusan itu mengubah rencana keluarganya. Aku menjawab tidak; itu hanya memperjelas bahwa bantuan tidak menjadi syarat perjalanan. Ia tetap akan menunggu protokol keselamatan dan berbicara dengan keluarganya sebelum memutuskan.
Aku mengatakan bahwa aku mendukungnya, bahkan jika pilihannya berbeda dari harapanku. Cherry menjawab ia ingin kami terus membuat keputusan bersama, bukan menjadikan rasa takut atau rindu sebagai satu-satunya alasan. Aku setuju. Kami tidak membicarakan tanggal kepulangan karena jadwal misi belum disahkan.
Cherry membaca keputusan bantuan dan bertanya bagaimana kami akan menentukan apakah perjalanan keluarga aman. Aku menjelaskan bahwa belum ada prosedur keluarga, dan keputusan tidak hanya bergantung pada Frontier. Perlu ada informasi medis, kapasitas, komunikasi, dan dukungan untuk anak. Ia ingin ikut menilai tiap bagian. Aku menyetujuinya dan meminta Jayen mengirim daftar pertanyaan, bukan formulir persetujuan.
Cherry berkata ia mungkin memilih tidak datang walaupun semua tahap dinyatakan aman. Ia tidak ingin keputusan itu dianggap sebagai kurang cinta. Aku menjawab bahwa aku tidak akan mengukur cintanya dari jarak atau keberangkatan. Kami saling diam sebentar. Untuk pertama kalinya, percakapan itu tidak berakhir dengan janji bahwa semuanya akan beres.
Hari ke-29 dimulai dengan pengarahan Nomad sebelum uji beban terbatas. Ia mengulang bahwa rekomendasinya hanya berlaku jika semua pemeriksaan awal tetap lolos. Kami tidak sedang menguji kesiapan peluncuran, melainkan mengamati bagaimana sistem merespons beban bertahap.
Yoon An membacakan urutan pengaktifan. Dua teknisi akan berada di panel, seorang petugas memantau tekanan, dan seorang lagi menjaga jalur penghentian. Aku bertanya apakah semua orang tahu bahwa siapa pun boleh menghentikan uji. Nomad menjawab mereka sudah menandatangani daftar pengarahan, tetapi aku meminta setiap petugas menyebutkannya dengan suara sendiri.
Mereka melakukannya satu per satu. Aku tidak menganggap itu formalitas. Dalam keadaan tegang, orang kadang merasa harus menunggu perintah kapten. Aku ingin jelas bahwa keselamatan tidak menunggu izinku.
Uji dimulai pada tingkat paling rendah. Pembacaan sensor stabil selama beberapa menit, lalu berubah sedikit ketika beban naik. Nomad meminta jeda sesuai prosedur, bukan karena alarm. Tim mencatat angka, menurunkan beban, dan membandingkan sensor utama dengan alat pembanding.
Selisihnya masih berada dalam ambang yang ditentukan untuk uji tersebut. Nomad meminta satu tahap lagi, tidak lebih. Saat beban dinaikkan, suara peringatan berbunyi dari sistem audio. Aku dapat mendengarnya dengan jelas setelah perbaikan kemarin. Namun, satu teknisi melaporkan lampu indikator berkedip tidak sesuai pola.
Nomad langsung menghentikan uji. Tidak ada kerusakan atau cedera, tetapi prosedur mengharuskan pemeriksaan sebelum melanjutkan. Aku mendukung penghentian itu dan meminta semua orang keluar dari ruang kendali sampai teknisi memeriksa indikator.
Baron tersambung beberapa menit kemudian. Ia bertanya apakah alarm menunjukkan kegagalan.
'Tidak,' jawab Nomad. 'Satu indikator visual tidak mengikuti pola. Kita belum tahu apakah itu masalah lampu, sambungan, atau pembacaan.'
Baron ingin tahu apakah tahap yang sudah selesai bisa dianggap lolos. Nomad mengatakan tahap awal menghasilkan data yang dapat digunakan, tetapi keseluruhan uji belum selesai. Aku meminta Jayen menuliskan jawaban itu tanpa menyederhanakannya menjadi 'lulus' atau 'gagal'.
Setelah pemeriksaan awal, teknisi menduga lampu indikator longgar. Dugaan itu belum cukup. Mereka akan menguji jalurnya saat sistem mati. Aku meminta laporan mencatat siapa yang melihat kedipan dan kapan, agar kami tidak kehilangan detail kecil yang mungkin penting.
Kyaa menerima kabar bahwa uji sempat dihentikan. Ia bertanya apakah ada ancaman langsung terhadap warga. Aku menjelaskan tidak ada, dan uji dilakukan pada pesawat di area misi. Aku juga menegaskan bahwa penghentian tadi tidak mengubah hak mereka atau tenggat keputusan. Ia berterima kasih atas penjelasan itu dan meminta kami memberi kabar jika status keselamatan berubah.