Bab 2: Hari ini adalah awal hari libur satu minggu menjelang ujian akhir tahun.Risma,Zuli serta Aprilia merencanakan belajar bersama... — Kharisma Putri 'si bunga desa' — Putra Sulung · Aksara
Hari ini adalah awal hari libur satu minggu menjelang ujian akhir tahun.Risma,Zuli serta Aprilia merencanakan belajar bersama...
Senin pagi yang cerah, ketiga dara yang
bersahabat sejak kecil itu sudah
berkumpul bersama di teras rumah
Risma dengan membawa buku
pelajaran masing- masing.
Karena senin depan mereka harus
mengerjakan ujian akhir tahun mereka.
"Hem..hem...hem...gimana rasanya
yang habis di apelin kemarin,
kira-kira bisa baca buku pelajaran
kagak ya? Atau jangan-jangan,masih
kebayang-bayang sama kejadian
kemarin" sindir Zuli kepada Risma
Sedangkan Risma hanya bisa menunduk
sambil tersenyum.
Dan dalam hati bergumam
Gimana kalau mereka berdua sampai
masuk kamar dan lihat bucket bunga
itu...heeemmmm bisa habis deh aku.
" Kamu sendiri gimana sama mas Rudi?"
tanya Risma ke sahabatnya Zuli
"Gimana apa nya?"Zuli balik bertanya
"Yach kemarin kan dia juga pulang,
terus kamu di apelin ngga?"imbuh April
"Heeemmmm...boro-boro ada yang
ngapel,,nyamuk kali tuh yang ngapel"
Jawab Zuli sambil tertawa
"Emang kalian sudah jadian belum sih"
tanya April pengin tau.
"Lha kamu sendiri gimana Pril? Siapa
yang ngapelin kamu hayo?"
Ucap Zuli balik sambil ngeledek April
Karena kami semua tau,kalau April
belum mau pacaran sebelum
menyandang gelar Sarjana.
April anaknya pintar dan hobinya
membaca ,makanya kami menjulukinya
si kutu buku.
"Kita kapan belajarnya kelau ngrumpi
terus kayak gini?" ucap April
sambil melirik ke arah Zuli.
Zuli pun hanya membalasnya dengan
tersenyum.
"Haus ah..aku mau ambil minum dulu"
kata Zuli.
"Oh ya lupa maaf belum di kasih minum,
sebentar biar aku yang ngambil"
kata Risma.
Tapi langsung di jawab oleh Zuli
dan sambil berdiri "biar aku saja
yang ambil minum"
Memang karena saking akrabnya,
mereka sudah menganggap
seperti rumah sendiri.
Tetapi saat Zuli melintas di depan
kamar Risma,dia berhenti..dia merasa
mencium sesuatu.
Kemudian dengan perlahan Zuli
membuka pintu kamar itu.
Dan heeemmmm..ternyata
benar,ada bucket bunga yang
sangat cantik dan harum
bahkan harumnya sampai tercium
di luar kamar.
Zuli pun mengambil bucket bunga
itu,dan di bawanya keluar
sambil berteriak
"April...lihat apa yang aku bawa?"
"Waow cantik dan harum sekali
bunganya, pasti dari mas Bagas
kemarin ya?" ucap April
"Terus dari siapa lagi kalau bukan dia"
imbuh Zuli sambil tersenyum.
Risma hanya bisa terdiam
"Udah ...ayuk kita lanjutkan belajarnya"
ajak April lagi
Dan Zuli pun meletakkan bucket bunga
di samping mereka,dan melanjutkan
kegiatan belajarnya,sampai siang hari.
Dan Zuli serta April pun berpamitan
"Kita pulang dulu ya...lanjut besok lagi"
"Tapi besok gantian dong di rumahku ya?
imbuh Zuli..