Daisy terdiam, menunggu-nunggu akan jawaban yang akan Aunty Bella berikan, kelanjutan dari ucapannya beberapa saat lalu yang memang sengaja ia gantungkan.
"Daisy yang selalu Aunty Bella sayang! My strong girl!" ucap Aunty Bella, yang disertai dengan tatapan kagumnya ke arah seorang gadis yang berada tepat di hadapannya, yaitu Daisy.
"Aaaaa Aunty!" Dengan raut wajah senang bercampur haru, Daisy langsung membentangkan kedua tangannya agar dapat mendapatkan pelukan dari sang Tante.
"Uuuu tutuuu... sayang, sayang, sayang!"
"Ekhem, udah gede jangan terlalu dimanja, Bell! Kasian nanti kalau udah terbang tinggi terus langsung jatuh berkeping-keping," gumam Mama Sela yang masih dapat didengar oleh Daisy, Aunty Bella, dan beberapa orang lainnya.
"Udah, yang baik-baik didenger, tapi kalau sesu