Part 2
RUMAH TANGGA
Pilihan hati Angga sudah jatuh dan mantap kepada Rubi. Rubi berbeda dari yang lain. Kedua orangtua Rubi dan Angga pun setuju. Maka pernikahan Angga dan Rubi berjalan lancar.
“Alhamdulillah, kalian sekarang sudah sah menjadi suami- istri,” ucap Nyonya Sastro dan suaminya memberikan selamat atas pernikahan putra sulung mereka.
Masalah pun kemudian datang tatkala Rubi tidak kunjung hamil. Keluarga Angga mulai mempermasalahkan Rubi yang tak kunjung hamil
***
“Dasar perempuan mandul. Kami menyesal mengizinkan Angga menikah dengan kamu!”
Rubi yang tidak kunjung hamil membuat mertuanya akhirnya menjadi mencibir. Hal itu membuat Rubi sering bersedih ditambah perlakuan buruk mertuanya. Nasib malang menimpa Rubi secara terus-menerus sejak menikah dengan Angga. Perselingkuhan Angga berkali-kali membuat Rubi semakin depresi dan hampir bunuh diri.
Bagi Rubi kehidupannya sebagai perempuan tak sempurna mendapatkan cobaan tidak mampu memberikan keturunan dan tidak mendapat kasih sayang dari seorang suami. Dahulu ia begitu mencintai kepribadian Angga yang begitu baik memperlakukannya dan sangat menghormati orangtua dan mengerti keadaan keluarga Rubi. Namun, rasa cinta itu perlahan pudar setelah Angga mulai memperlihatkan karakter buruknya pada Rubi. Pertengkaran demi pertengkaran mewarnai rumah tangga Rubi dan Angga. Namun, ada yang terasa ganjil setiap kali Rubi dan Angga bertengkar, Rubi selalu kehilangan kontrol emosi dan akan terlihat seperti orang yang sedang kesurupan