Dibiarkannya perselisihan antara mereka ini, entah akan berakhir sampai kapan. Atau malah tidak berakhir sama sekali dan membuat mereka berakhir tercerai berai? Membayangkannya saja membuat Kiran merinding.
Merasa lelah, Kiran pun bangkit dari rebahan kepalanya itu. Kepalanya terasa sedikit pusing setelah bangun tidur, matanya berusaha menatap sekeliling, dan melihat isi kelas yang sudah mulai ramai. Teman temannya pun sudah berkumpul di bangku masing masing, tanpa melakukan kegiatan bersama apa pun, seperti mengobrol atau bercanda atau apa pun yang dulu sering mereka lakukan bersama. Mereka semua tampak sibuk dengan aktivitas masing masing yang sebetulnya tidak penting. Sayna yang sok mengerjakan tugas yaitu menyalin catatan teman sekelasnya, padahal seumur umur Sayna tidak pernah menuli