Alih alih melarang, guru tersebut justru memberikan saran yang resiko dihukumnya lebih kecil dari pada berkeliaran di luar kelas dan melakukan kegiatan yang tidak ada di jadwalnya. Seperti anak anak cowok yang sudah bermain voli saat tidak ada guru, tapi saat ada guru yang melintas di koridor mereka di marahi habis habisan sekaligus di hukum yang melelahkan.
“Oh, iya. Ayuk.” Kata Kiran seraya berdiri untuk mengikuti Rizky berjalan keluar dari kantin untuk kembali ke kelas.
Beberapa anak di kantin juga sudah tampak bubar dan kembali ke kelasnya masing masing, pun dengan teman temannya yang duduk di meja yang terpisah, tampak tengah berdiri untuk beranjak dari sana. Kiran segera mengalihkan pandangannya, tidak mau terlihat memperhatikan mereka dan buru buru berjalan untuk kembali ke kelasn