Suasana di depan sekolah, tepatnya di sekitar gerobak bubur ayam tampak tidak begitu ramai. Mengingat saat ini baru pukul tujuh pagi, yang mana masih jam masuk anak sekolah. Biasanya tukang bubur ini ramai saat jam sebelum masuk sekolah serta jam sebelu masuk kerja yaitu pukul setengah delapan. Jadi, jam segini, kursi kursi yang berjajar di sekitar gerobak bubur itu tampak kosong dan tidak terisi. Hanya terlihat Kiran dan Rizky yang tengah menunggu bubur pesanan mereka dibuatkan setelah tadi mereka mengoceh untuk memberikan instruksi perihal pesanan bubur yang mereka inginkan. Kini keduanya terduduk santai, menikmati hembusan angin pagi yang masih segar di luar sekolah ini.
Tak lama pesanan bubur yang di pesan keduanya tadi datang, dua mangkuk bubur dalam porsi yang berbeda antara Kiran d