Arbis terdiam mendengar ucapan Sayna yang sedang dipenuhi amarah dan emosi, meski ia juga kesal dikatakan demikian oleh Sayna. Namun, Arbis berusaha mengatur emosinya sendiri karena menyadari bahwa kini dirinya lah yang bersalah, telah membohongi teman temannya bertahun tahun, dan tidak pernah menceritakan apa pun bahkan malah berpura pura menjadi orang lain dengan menyembunyikan identitas Arbis yang sebenarnya. Tentu saja hal itu tidak ia lakukan dengan sengaja, Arbis tidak berniat untuk membohongi teman temannya sampai segininya. Ia hanya belum siap dengan apa yang akan terjadi jika kehidupannya memang tidak jauh berbeda dari jenjang pendidikan sebelumnya. Ia hanya ingin menghindari konflik macam apa pun dengan Angga atau pun orang orang lainnya.
Namun, kini Arbis masih terdiam, menerim