Pada 1 hari menuju lebaran tepatnya di akhir puasa, biasa disebut puasa bungsu riko dan resa 2 orang pasangan yang hendak ingin pulang kampung bersama, setelah sekian lama tak pulang kampung.
dikarenakan jadwal kerja yang padat, riko resa mengunakan mobil saat pulang kampung berdua, dikarenakan rika dan resa sudah sangat rindu berat dengan keluarganya di kampung.
jarak kampung resa dan riko dari kota berkisaran 420 kM, riko dan resa berkampung satu halaman, jarak antara rumah resa dan riko sekitar 2 KM.
tujuan nya pulang kampung tidak hanya bertemu keluarga melainkan juga untuk sekaligus melangsungkan pertunangan dan sekaligus menikah dalam waktu cepat.
riko resa melalui jalan yang biasa dilalui nya, sehingga perjalanan seperti biasa dan tidak ada terkendala di jalan sedikit pun, sekali sekali pasangan tersebut berhenti untuk mengisi bahan bakar dan dan beristirahat sejenak.
dalam kondisi perjalanan cuaca kadang gerimis dan panas, itu hal yang biasa dalam perjlan jauh atu menuju ke kampung.
riko resa sanagat menikmati pulkam tersebut lantaran tidak sabaran lagi bertemu keluarga yang sudah mereka rindukan, rikko dan resa melewati jalan yang melalui hutan semak semak dan juga jalan tidak bagus.
dikarenakan pasangan tersebut sudah lama tak pulang kampung. riko dan resa masih tidak menyadari jalan yang dia lalui bukan lah jalan menuju yang bisa dilalui menuju kampung nya.
dikarenakan jalan yang biasa dia lalui menuju kampung halaman sering terjadi longsor dan macet, riko dan resa sering mengambil jalan memotong atau jalan alternatif menuju kekampungnya.
akan tetapi jalan yang di ambil oleh riko jalan yang jarang dijamah oleh pengendara lain nya.
riko dan resa masih menikmati perjalanan dengan penuh keharmonisan, namanya aja pasangan yang mau menikah, pasti rasa kasih sayang nya timbul mendalam.
riko dan resaa merasakan ke aneh an dalam perjalanan, tanpa disadari pasangan itu terus melajukan mobil nya ditempat yang tidak ada satupun pengendara lain yang lewat melewati jalan itu.
riko dan resapun berhenti di tepian hutan karena jalan yang dilaluinya tidak kunjung menemukan titik terang, hutan yang sangat rimbun dan mataharipun tidak menembus dedaunan tersebut.
jadi jalan itu terlihat gelap seperti sudah menjelang malam saja, riko dan resapun duduk sambil meminum sebotol mineral dan memakan snack yang sudah pasangan tersebut di sediakannya.
riko dan resapun melihat jam tangan nya menunjukan jam 13.20. wib . padahal jika riko dan resa berangkat pagi, ia sudah sampai di kampungnya.
akan tetapi kenapa di hari ini riko dan resapun tidak kunjung keluar dari hutan tersebut, pasangan tersebut kebingunggan, riko mengkompromi kan kepada resa iya lanjut apa balik ke jalan awal.
akan tetapi keraguan pasangan tersebut membuat dirinya saling kebingungan, karena sudah lama berjalan riko dan resapun terus melanjutkan perjalanan nya di jalan yang sepi itu.
pasangan tersebut berharap jalan itu menembus ke kampung nya, dan kembali ia terus menyisir jalan tersebut.
riko dan resapun terus berbicara dan saling fokus dijalan itu, dikarenakan tidak ada tanda tanda bahwa jalan itu menunjukan titik terang nya.
sudah lama berjalan riko dan resapun dalam hati bertanya tanya kenapa mereka berduapun tak kunjung keluar dari hutan itu.
tidak lama kemudian resapun melihat jam tanganya jam sudah menunjukan jam 15.30 wib tapi mereka berdua tak kunjung keluar dari hutan itu.
riko sangat merasakan ketakutan, yang pertama ia takutkan adalah takut bertemu dengan orang orang jahat atupun begal, tetapi ia berusaha tetap tegar.
untung saja riko sudah mengisi bensin penuh saat sebelum berangkat dan mengisi kembali saat dijalan tadi tidak lupa riko mencadangkan minyak dalam dregen yang sudah dia isi penuh.
dikarenakan jalan jauh dan macet, riko dan resapun sealu meneydiakan makanan dan minuman di atas mobil ya.
setelah lama berjalan riko dan resapun beremu dengan seorang bapak bapak yang duduk sendirian di suatu warung yang sangat tua.
kisaran umur bapak itu sekitar 60 an, lalu riko berhenti dan turun dari mobilnya sambil menanyakan kepada bapak tersebut alamat atau jalan keluar .
"permisi pak saya ingin menanyakan alamat pak"! " dimana jalan menuju ke daerah sol**** pak? (tanya riko)
dan bapak itu tidak menjawab sedikitpun melainkan hanya menujuk nya saja, akan tetapi riko ragu untuk melanjukan pertanyaan nya tersebut.
"baiklah kalau begitu pak, terimakasih ya pak"!
riko naik ke atas mobil dan ia lanjutkan perjalan nya , sudah masuk menjelang magrib riko lalu berbuka puasa, sedangka resa tidak puas lantaran sedang datang bulan.
riko ddan resapun lama berjalan menemuka desa saat berjalan di jalur itu namun desa tersebut orang oranya hanya terduduk di depan rumah.
tetap glegat warga desa disanapun terlihat aneh, membuat riko dan resapun malas untuk bertanya, lalu rki dan resapun melihat sebuah motor dari arah belakangnya .
dan rasa bahagiapun sudh mulai bhagia lantaran dirinya bakalan keluar dari desa tersebut
namun rki selalu mengkuti laju motor tersebut tujuan nya bahwa motor tersebut menjadi pedoman untuk keluar dari desa tersebut.
rikobingungan tiba tiba motor yang dia ikuti tak kunjung kelihatan, dn rikorus melanjutkan perjanan nya dan menyisir jakan tersebut, hingga mereka tak kunjung bertemu dengan jalan keluar tersebut.
seketika mobil riko berhenti dan riko memeiksa ban belakang nya tidak ada masalah melaikn diri ya seperti menginjak sesuati di bn mobil nya.
riko kembali melanjutkan perjalanan. suara takbiran pun takunjung terdengar oleh riko resa, namun jm sudah menjukan jam 22.30 wib.
riko ts berjalan dikegelapan mengendarai mobilnya sambil berhati hati, riko seketika melihat rombongan iring iringan orang meninggal sambil membawa keranda.
seketika riko menepi dan melambat, akan tetapi kain penutup keranda tersebut berwarna merah cabe, biasanya kain penutup keranda tersebut berwarna hijau ataupun hitam.
ini kain penutup keranda tersebut berwarna merah terang, dan orang orang orang pengiring jenazah tersebut memakai baju serba merah.
rikodak terllu ambil pusing. melainkan didepan berarti ada sebuah kampung, dan riko bisa bertanya dan meminta petunjuk ke warga desa yang diharapkan nya tadi.
sudah lama berjalan riko tetap tidak menemui sebuah rumah aataupun desa dan perkampungan. melainkan jalan yang dilaluinya sebuah hutan berantara.
lalu riko sudah merasakan capek dan lelah, masak jalan dari pagi tak kunjung sampai, resapu. terlihat kelelahan kadang tertidur dan terbangun di saat mobil menginjak lobang.
resa pun mulai menangiss, bukan karna ketakutan lantaran dirinya sudah kelelah dimobil dengan harapan ke kampung tak kunjng sampai.
riko pun terheran " ini jalan kemana sih?" kata riko di dalam hatinya, kenapa ia takunjung keluar dan sampai dikeramaian.
biasanya keluarga pasangan tersebut suka menlvn saat malam takbiran, akan tetapi hp yang dimilikinya tak kunjung berdering ataupun mendapat tlvn dari keluarga.
riko dan resapun kembali lagi berhenti ditepian hutan tersebut, dia memikirkan apasih yang terjadi kenaa jalan yang dilaluinya seperti ini.
tidak pernah mereka berdua mengalami hal ini seblum sebelum nya, dan semua jalan pernah di laluinya tetapi yang ini kenaa tidak pernah di laluinya.
jalan menuju kekampung nya tidak sulit. kemanapun kita lewat pasti tembusnya ke jalan besar menuju ke kampung kita. tetapi kenapa jalan yang ini aneh bagi mereka berdua.
riko dan resapun terus memanjatkan ssholawatan sehingga dia mencaai titik terang di perjalan tidak lama setelah itu dia mertemu seperti orang alim dan memakai shorban.
rikoriko begegas memberitakan mobilnya lalu berjalan menuju ke bapak tersebut " permisi pak"! saya sudah lama berjalan menuju kekampung seprtinya saya tersesat pak !
"jadi saya mau menanyakan dimana jalan menuju ke sol#### pak? bantu saya! (imbuh riko kepada bapak tersebut.
lalu bapak itu menyampaikan " kamu lurus saja nantik ada persimpangan kamu langsung belok kek kanan"! kata bapak tersebut.
riko beterimakasih dan menyalami tangan baak tersebut, riko bergegas dan langsung naik ke atas mobilnya dan cepat vepat untuk mencari simpang jalan tersebut, sepanjang perjalan tadi dia tak pernah menemukan persimpangan.
akhirnya sampai riko persimpangn tersebut belok kanan seketik suasana langsung terlihat toko tok dan ruko yang berjejer dijalanan.
namanya malam takbiran pasti semua toko baju pada masih bukak.
barulah terdengar suara takbir yang berkumandang dari masjid.
riko dan reaa langsung menuju ceat menuju kampung nya lantaran hati yang tak sabar dengan rasa rindu tersebut. dan ia langsung mmpir ke pertamina untuk mengisi bhan bakar nya dan sekaligus untuk menjalankan sholat yang sudah tertinggal seharin tadi.
resa dan rikopun tak disangka keluar menjelng adzan subuh. mereka berdua langsung sholat subuh dan mandi di masjid untuk bersiap siap.
kampunga nya masih ada sekitar 5 km lagi dari temapat ia sholat subuh. melainkan dari pada terburu mereka berdua langsung meminta izin ke petugas masjid untuk menumpang mandi.
sehabis mandi dan beres beres riko dan resapun lanjut menuju kampungnya dan riko tak lupa mengantarkan resa di tempat orang tuanya.
mereka berdua janjian bakal saling berlebaran dan mengunjungi kedua orang tua masing masing.
Next part II
setelah usai merayakan lebaran dan berbahagia dengan keluarga riko dan resa menlanjutkan perunangan nya yang sudah lama direncanakan dan di siapkan oleh keluarga.
riko dan resapun kembali menlanjutkan pernikah an nya setelah satu minggu pernikah an semua yang dibutuh kan sudah disiapkan oleh keluarga.
undangan pun sudah disampaikan kepada keluarga dan di para tetanga dan sanak saudara dan teman kharib.
riko resapun meraya kan resepsi dan yang begitu meriah dan meraka berdua sempat melupakan kejadian pas malm takbiran tersebut.
riko resapun terlihat sangat menikmati acara tersebut, setelah acara nya usai mereka berdua saling kermpul dengan keluarganya, dan tidak lupa di manceritakan kejadian dimalam itu kepada orangtuanya.
dan kake dari Riko mengatakan setiap orang yang tersest didesat itu tidak bisa keluar, melainkan hanya jenazah nya saja yang ditemukan di tepian hutan.
Kakek riko mengatakan kehidupan disana sangat bagus dan asri. melainkan petani yang kaya rasa terhadap panen nya yang melimpah.
dikarenakan jaman penjajahan jepang para warga dan keluarga disandisan di bantai semua, wanita hamilpun diperkosa dan si potong perutnya.
tragedi semasa itu sangatlah kejam dan semua penduduk disana tidak satupun yang tersisa termasuk teman akrab si kakek yang jadi korban pembantai an.
si kakek menceritakan sambil berlinang air mata, kata si kakek dulu daerah itu tidak diketahui oleh para penjajah jepang, akan tetapi ada salah satu warganya yaitu perempuan yang menjalin kasih dengan tentara jepang.
namun wanita tersebut hamil dan membentak bentak tentata itu, akan tetapi dilihat oleh komandan nya pasukan jepan tersebut.
bukan pembela yang didapat oleh perempuan tersebut melainkan siksaan dari komandan tentara jepang tesebut , wanita itu diseret kaki dan tangan nya. di ikat oleh tenatara jepang.
wanita itu dipakasa oleh tentra jepan untuk meberitahukan dimana tempat tinggal nya, dengan siksaan begitu kejam wanita tersebut memberitahukan tempat tinggalnya.
lalu wanita tersebut diseret menggunakan mobil kaki dan tanganya terikat, sesamai didesa tersebut wanita itu dijadikan bahan pertontonan oleh para warga. semua wargapun berkumpul melihat sosok wnita tersebut.
dengan licik nya tentara jean terseput menyuruh seluruh warga berkumpul dengan berdalih akan melepaskan wanita tersebut dan mengembalikan nya ke tangan keluarganya.
setelah semua warga desapun berkumpul termasuk anak anak balita, dan sebgian wanita yang cantik termasuk yang hamil akan di pisahkan oleh tentara jepang tersebut.
dan para pasukan tentara jepang itu sbangian menodong kan senjada kepada warga, dan sebagian tangan dan kaki wargapun di ikat kecuali anak anak.
tentara jepang itu menelanjangi dan memperkosa semua wanita, termasuk wnita hamil besar, tentara jepan tersebut melakukan sesuaatu yang kejam di hadapan mata keluarga beserta suaminya.
semua wargapun tidak bisa melawan tentara jepang itu, bagi yang melawan langsung ditembak mati ditempat.
ada beberapa warga yang melawan dn di tembak mati oleh tentara jepang tersebut, dan warga yang lain terpaksa pasrah dan terbujur lemah.
setelah semua hasrat para tentara jepan tersebut terlepas, semua warga pun disuruh berkumpul di didalam rumah adat yang cukup besar dengan kaki tngan yang terikat.
semua warga ditembak dan langsung di bakar hidup hidup di dalam rumah tersebut, tragedi itu sangat mengheboh kan para pahlawan kita tersebut.
tentara jepan itu langsung pergi meninggalkan tempat dan kembali kemarkas nya. semua itu kehancuran dan luka mendalam bagi para desa disana pada saat itu.
jadi siapa saja yang tersesat di tempat itu maka akan sulit untu keluar, lantaran karena masih ada luka mendalam bagi para korban yang di bantai pada kejadian tersebut.
sekali sekali kota desa itu akan terlihat seperti kota yang hidup dan ramai, itu biasanya terjadi disaat malam kliwon.
dati jarak kejauh an desa itu akan terlihat terang benderang seperti desa yang dihuni oleh masyarakat desa dengan menggunakan lampu dan listrik yang menyala.
dan juga ada beberapa acara pernikahaan yang diadakan disana sayup syup bunyi gendang dan speker dari desa tersebut sangatlah jelas.
dengan beriramakan seperti lagu lagu jadul yang sering diputar seperti jaman dahulu, dan ada juga yang hampir tersesat lantaran dirinya saat itu lagi mabuk.
akan tetapi pria mabuk tersebut belum memasuki gerbang desa tersebut melainkn dirinya slah jalan dan tepat berhenti di dean gerbang desa tersebut.
dirinya hanya duduk sendirian didepan rumah sangat megah, tujuanya untuk menenangan kepalanya yang begitu pusing,.
pria tersebut melihat banyak nak anak yang berlarian dengan ke ada an kulit badan nya melepuh, akan tetapi para anak anak tersebut tidak merasakan sakit dan perih, anak anak itu malah sibu menggaruk bagian dadanya seperti ia merasakan gatal gatal di bagian d**a.
namun pria mabuk tersebut juga melihat para wanita hamil sibuk memasukan bayi kedalam perut nya yang sudah berurai dengan usus nya lantaran darah nya terub mengalir sampai ke tanah.
pria tersebut banyak melihat hal hal yang enah di kala iya berdiri didekat gerbang tersebuut.
dia tersadar dalam hati berkata ini kenyata an apakah hantu, lantaran di tidak merasa hari sudah malam, melaikan yang dilihat hari hnya sing hari. padahal sudah malam.
tanpa disadari dia tertidur dan terbangun di pagi hari, setelah bius mabknya hilang di sing hari dia langsung berdiri dan berlari kebelakang.
dia tahu bahwa tempat itu sangatlah angker dan berbahaya jika selakangkah kakinya masuk kedalam gerbang tersebut.
karena jika kita melewati gerbang tesebut kita bisa terhipnotis dengan terus berjalan kedepan tanpa menemui titik jalan keluar.
semua para orang tua terdahulu sudah mengetahui tempat tersebut, banyak kejadian orang tersesat disana dan jarang keluar dengan selamat.
melainkan jika tersesat hanya pulang nama saja dan kalau keluar disana malah membuat seseorang menjadi tauma dan takut dengan hal hal sekitar nya.
banyak cerita yang disampaikan oleh kakek riko, dan tidak kalah pula nenek rikko juga menjelaskan bahwa dirinya pernah melewati gerbang tersebut yang bersebelahan dengan tempat perkembunan yang ingin dia garap.
suatu hari nenek riko sedang bercocok tanam di tempat tanah tersebut, melainkan tempat nya yang subur dan apa saja yang ditanam bakalan tumbuh.
si nenek pergi bersama komunitas perani nya yang tujuan nya biar cepat meneyelesaikan bibit jagung yang bakal di tanamnya.
si nenek tekun dalam bertani begitupun para teman teman si nenek, karena sibuk bertanam semua teman si nenek mendengarkan seperti hajatan di saat itu.
karena si nenek dikebun sudah dari pagi, tak terasa sudah menjelang magrib, yang aneh nya salah aatu teman si nenek berkata " loh kok mau adzan magrib mlah menghidupakan speker" ! kata teman si nenek yang berbicara sendirian.
lantas si semua teman nenek menghentikan pekerja an nya dan bergegas pulang, namun diperjalan menuju pulang smbi berjalan kakki, rimbongan nenek dan temnya malah bertemu dengan wanita hamil yang wajah nya begitu cantik.
wanita tersebut menawari si nenek berserta tenan teman nya untuk singgah di tempat desa nya tersebut, namun sinenek tidak langsung menyadari itu.
dandan si nenek langsung menolak tawaran wanita tersebut, nenek beserta rombongan nya melihat di dalam gerbang tersebut terlihat sebuat desa yang begitu megah, melainkan di desa tersebut melihat seperti rumah orang kaya yang begitu elit.
tapi si nenek dan rombongan nya bergegas pulang dan berjanjian lagi, besok pagi bakal lanjut tetap bercocok tanam di ditempat tanah yang di garapnya.
nexttt part III
Setelah hari berganti pagi si nenek berserta rombongan tani nya kembali balik ke tempat ladang yang kemarin, dan sinenek para rombongan taninya memulai aktifitas nya untuk bercocok tanam kembali.
pagi itu sangatlah cerah dan lmgitpun teihat tidak berawan, semua petanipun dengat membantu nenek untu kercocok tanam, semua ara petani menikmati hal itu dengan bencengkrama sambil menanam bibit.
sebagian bibit yang ditanam kemaren sudah pada tumbuh semua. padahal baru sehari ditanam dan belum dikasih pupuk, tetapi semuanya sudah bertunas.
betapa senang nya para petani lain melihat ladang si nenek sangatlah subur dan hidup semua.
sinenek tidak lupa juga membawakan sarapan pagi dan makan siang untuk semua perani yang sudah membantunya bervocok tanam di tanah tersebut.
lokasi tempat nya memang jauh dari tempat tinggal si nenek, namun di jaman itu memakai sebuah truk untuk taransportsi untuk para petani menuju kemana saja, yang di bayarkan ongkos sekitar 200 perak saja perorang.
setelah masuk jam 11.15 wib sudah terdengar suara adzan yang cukup dekat, namun yang diherankan petani padahal didekat hutan ini sangatlah jauh dari masjid, jika terdengar suara adzan pasti bunyi suaran nya kedengaran sangat jauh.
tetapi saat ini yang terdengar asal suaranya bersebelahan dengan ladang tempat para petani bekerja.
seketika semua petani berhenti bekerja dan juga melihat jam ya dibawanya namun jam masih menunjukan pukul 11.15 wib. biasanya adzan zuhur itu sekitar jam 12.30 wib.
namun petani tetap berfikiran positif dan menghargai suara adzan tersebut, setelah adzan selesai petani pun melanjutkan bercocok tanam kembali.
tak terasa hari sudah menujukan sekitar jam 17.45 wib karena sibuk bercocok tanam para petani tidak menyadari sudah menjukan waktu magrib.
disanapun juga didirikan oleh nenek subua gubuk yan berguna untuk beristirahat, dan gubuk itu itu cukup menapung sekitar 15 orang.
saat jm sudah menunjukan sekitar jam 18.15 wib para petanipun bersiap siap untuk meninggalkan ladang tersebut lantaran jika menaiki truk harus berjalan menuju ke jalan raya dulu.
jarak jalan raya dengan dengan ladang si nenek sekitar 1 km an, dan sebelum masuk waktu magrib para petani sudah menaiki truk yang ditumpanginya.
desa dulu dengan desa sekarang sangatlah berbeda jauh di karenakan semua orang belum memilik kendaraan sendiri. jikalah memiliki kendaraan itu hanyalah orang dari keturunan yang berada.
namun tak disangka sinenekbdan dan petani lain terkurung di lokasi tersebut dikarenk hujan yang mendadak turun lebat, lantas berjalan untuk menuju keluar dari ladang tersebut susah di lewati dikarenakan jaln yang licin dan berlumpur.
nenek beserta rombongan sepakat berteduh dulu dikarenakan hujan yang begitu lebat takut terjadi apa apa pada rombongan tersebut.
sudah satu jam berlalu hujan tak kunjung reda suasana semakin mencekam tanpa ada penerangan sedikitpun.
tidak lama berteduh seketika desa mati itu terlihat terang dan ramai, seerti orang beraktivitas layaknya seperti kampung yang ditempati masyarakat para umumnya.
ada yang berjualan dan ada yang sambil ketawa ketawa dan ada yang terduduk lesu dan lemas, ada anak nk berlarian dan ada orang sedang melakukan acara pernikahan.
semuanya terlihat ramai sekali dan hidup, didesa mati itupun memperlihatkan tragedi saad awal kejadian, semuanya di perlakukan secara kejam dan biadap oleh tentara jepan tersebut.
bukan nenek saja yang melihat melainkan semua rombongan nenek juga terdiam melihat suasana itu berubah seketika menjadi saat dilihatnya.
semua rimbongan nenek tidk ada yang bersuara sedikitpun dan hanya terpaku melihat kejadian itu.
kakekpun dirumah sudah mulai gelisah lantaran sinenek tak kunjug balik, dan kakek beserta para warga ada disekitar rumah bersepakat untuk pergi ke ladang nenek tersebut.
karena hari sudah menunjukan jam 22.15 wib
padahal ditempat sikakek tidak ada hujan sedikitpun melainkan langit yang cerah diterangi oleh bulan yang begitu indah.
dan akhirnya para warga dan beserta pemuda berangkat menbantu dan mengevakusi si nenek di dekat desa mati tersebut.
setelah sampai diloksi hujan sangantlah deran dan semua warga yang dibawa sikakek bergegas berjalan kaki menuju ladang sinenek tersebut.
setelah sampai di gerbang susana sama seerti yang dilihat oleh nenek dan para rombongan, begitupun sikakek dan para warga juga meihat susan didesa mati itupun sangatlah ramai dan banyak orang berartivitas.
semua rombongan pun sudah terlihat pucat dan kedinginan semua warga yang di bawa si kakek melalukan evakuasi dan juga jaz hujan yang sudah disiaapkan nya.
setelah semua di evakuasi dan di bawa pulang kerumah masing, dan sesmpai dirumah masing masing para rombonga nenek jatuh sakit.
termasuk si nenek yng mendadak mengalami panas tinggi begitupun para rombongan yang bersama dengan nenek.
nenekk yang tak peranah menggigau dan tak berjalan saat tidur itu terjadi pada nenek, yang dirasakan nenek saat itu dirinya hanyalah terbangun dari tidur dan melihat teman teman nya yang ramai menunghu si nenek untuk bercocok tanam.
lantas nenek terbangun dan inging memhampiri para teman teman nya tesebut, dalam mata yang tertutup itu si nenek berjalan dan tau dimana letak kunci yang harus membuka pintu.
si kakek terbangun dan melihat geragerik si nenek berjalan yang membuka pintu lantas si kakek langsung menghentikan si nenek, padahal mata si nenek masih tertutup.
dan kakek langsung mengangkat si nenek yng masih tertidur kembali ke dalam kamar pada malam itu, namun saat di bangunkan si nenek tak kinjung bangun dan di dalam tertidur si nenek mengginggau dan mengatakan " saya ikut" 3x .
dalam pikiran sikakek ntah apa yang dimpikan sinenek, malam itu terasa aneh kata si kakek, biasanya tidak ada anjing mengonggong, akan tetapi kucing ribut dan anjingpun menggonggong sangat panjang.
sikakek langsung menjalankan sholat tahajud di jam 02.30 wib malam, suasana nya di karuan dan si kakek langsung membaca kitam alqur an.
seketika suasana tenang dan rumah terasa kembali seperti biasa hingga menjelang subuh, pagipun tiba pas di badan si nenek takunjung turun dan di bawa berobat di payalanan masyarakat yang terdekat.
sehabis berobat nenek langsung tidur lagi dan beristirahat kembali, namun nenek tidak bisa mengurus ladangnya lagi lantaran dirinya yang tengah sakit.
sikakek pun tidak berani kesana dengan sendiriang, jika si kakek mengajak para warga yang lain untuk mengurus ladang sinenekpun parawarga sudah tak mau lagii.
dan ada juga yang mengabarkan ke pada si kakek semua rombongan nenek kemaren terjatuh sakit semuanya lantaran badan yang panas dan tak turun dari semalam.
sikakekpun gimna cara harus menjenguk semua rombongan nenek lantas sinenek juga tengah panans tinggi dan tak bisa di tingglkan.
para keluarga rombongan memwajari saja dan tidak menjadikan itu permasalaha. namun si kakekpun kebingungan gimana cara membantu si nenek lantas dirinya sendirian dan anak anak nya masih kecil pada kala itu.
si kakek terus berpikir sudah 2 hari sakit nenek pulih kembali, lantas sikakek rajin beribadah dan selalu membaca ayat suci alqur an.
si kakekpun. terlihat sangat tenang melihat kondisi nenek yang juga sudah jauh membaik, dan kakek pun juga bisa menjenguk para rombongan nenek yang pergi saat itu.
alhamdulilah semuanya sudah membaik dan membuat si kakek menjadi tenang, sesamai dirumah si kakek menyakan kejadian kemaren kepada si nenek. dan nenek menceritakan semuanya.
ternyata si nenek dan rombongan sempat di ajak masuk ke gerbang tersebut dan mengahadiri acara pernikahan ghaib tersebut sempat makan makanan yang sudah dihidangkan. namun orang disana tidak ada ke aneh an .
saat tengah makan baru satu suap datang seorang berjubah dan seerti kiai memakai sorban dan gamis putih mengusir para rombongan nenek tersebut untuk keluar dari acara pernikahan tersebut.
dan mengusir para rombonga nenek itu sampai keluar dari gerbang, disaat sudah keluar dari gerbang para rombongan kakek pun datang. itulah yang di ceritakan si nenek saaat kejadian tersebut.
dan sikakek dapat panggilan dari seorang warga bahwanya bibit yang ditumbukan nya kemaren sudah masuk waktu panen , kakekpun kaget dn terkejut biasanya masuk waktu panen kurang lebih 3 bulan. ini baru 3 hari sudah panen saja.
si kakek dan warga langsung menuju ke lokasi tersebut dan di iringi oleh orang pintar. ternyata benar yang dibilang salah satu warga kemaren.
semua wargapun mempersiapkan untuk memanen ladang si nenek. disisi lain bahagia disisi lain malah hati bertanya tanya kenapa bisa seerti ini.
namun semua orang berkeinginan untuk mencari tanah kosong disana dan banyak juga yang ingin membeli tanah si nenek dengan harga yang fantstis.
sikakek berkomunikasi dengan si nenek untuk menjual tanah tersebut, karena dengan ke aneh an di luar logika kakek tidak mau terjadi hal yang tak di inginkan.
yang terpenting kita semua selamat dan tidak kenapa kenapa, kakek lalu menjual lahan tersebut, karena semua orang berebut dengan harga fantastiss.
ladang tersebut terjual 10x lipat dari harga yang dibelinya di awal, karena tanah itu kakek dan nenenk bisa membeli rumah mewah dan tanah yang lain.
sampai saat ini diperkirakan uang yang di miliki kakek sangat lah fantastis.
dari uang jual tanah tersebut si kakek bisa menikamti uang tersebut sampai saat ini dan harta nya dibagikan ke anak cucunya juga belum habis habis. begitulah dermawan nya si kakek pada saaat tragedi itu.
NeXT part 4
setelah mendengarkan cerita dari si kakek dan si nenek riko dan resa pun juga menceritakan dan mencarita tau dengan tetangga dan para orang tua yang lain yang ada sekitar rumah nya.
setelah karena riko dan resapun jarang pulang semua wargapun berkumpul dirumah riko lantaran baru setelah 1 hari selesai pernikah an.
kondisi rumah riko sangatlah ramai, dan rikon bebas menyakan semua ke jadian didesa tak berpenghuni itu.
tetanggapun sangat antu sias menceritakan hal itu kepada riko, ada salah satu dari warga menceritakan bahwasanya dirinya pernah tersesat ditempat itu.
lantaran dirinya mendapatkan undangan pernikahan, dan dipikir nya itulah undangan dari teman nya, saat dia melihat undangan itu alamat nya bukan di desa itu.
melainkan di desa sebelah yang tidak jauh dari desa mati itu, dan sang tetanggapun dia hanyalah seorang perempuan, melainkan mengendarai motornya dengan sendirinya tepat di hari minggu.
karena dihari minggu cuaca mendukung maka dari itu dia sanggup untuk pergi sendirian, namun tetangga itu berangkat pada siap magrib.
tradisi dikampung biasanya kalau pergi acara pesta pernika an itu rame nya pas malam hari, walaupun acaranya dimulai dari pagi begitulah kalau ada acara pernika an di kampung.
dikarenakan di pagi atau siang itu orang orang sibuk di ladang dan disawah, semua orang hanya bisa berangkat pada malam hari atau siap magrib.
setelah itu berangkatlah tetangga tersebut ke acara pernika an temanya, jalan yang dilaluinya sudah benar akan tetapi jalur yang mengarah kerumah teman nya itu tertutup oleh perbaikan jalan.
mau tidak mau dia harus melewati persimpangan yang mengarah disebelah kiri, awalnya dia tidak menyadari sebut saja namanya kak sri.
awalnya kak sri tidak menyadari bhwa jalan dilaluinya itu sangat gelap dan berbahaya bagi pendara wanita, karena jalan nya sempit dan banyak hutan dan terlihat gelap.
tidak ada satupun warga yang tinggal di tepian hutan tersebut, dan tidak ada satupun ladang warga didekat jalur tersebut, hanyalah hutan dan semak semak yang rapat.
kak sri sempat ragu ragu untuk melewati jalur tersebut, karena jalurnya seperti bisa memotong jalan kerumah teman nya makanya dia memaksakan melewati jalur itu.
setelah sampai ditengah perjalanan, kak sri terdar kenapa jalan nya tak ada ujung nya gitu, karena belum merasa takut kak sri terus melajukan motor nya dengan kencang.
tetapi sudah sampai dikedalalaman hutan kak sri melit ada orang yang berpesta, dipikirnya itu acara pesta teman nya dan kak sripun memakirkan motor nya dan mengambil piring dan nasi yang sudah dihidangkan.
kak sri pun merasa aneh dengan orang orang semua, karena semuanya pada menunduk dan diam saja, ka selihat melihat ke panggung pengantin kenaa dia ada pengantinya maupun mempelai nya.
kak sri melanjutkan makan nya dengan lahap, setelah makan kak sri terpengarah karena kekenyang, namun kenapa pengantin tak kunjung keluar.
dan orang sekitarpun malah diam semua, lantaran gimana kak harus bertanya. musik nya pun tidak bebrbunyi, pemikiran kak sri karena sholat magrib orang pada istirahat lagian sudah dari pagi orang orang disini menyambut tamu.
lantaran pasti capek dong, kak sri masih berpikiran positif, ka singin pamit meninggalkan acara tersebut melainkan dirinya sudah meninggalkan tanda bahwa ya dirinya sudah datang
tanda itu seperti aplop yag bertuliskan nama atau kado sejeni pakaian ataupun handuk, ka sri tersa berat untuk berdiri dan meninggalkan tempat itu, berkemungkinan dirinya sudah kekenyangan.
kak sripun tetap duduk santai melainkan dirinya juga malas mememainkan hp, kak sripun hanya duduk sejenak untuk memastikan dirinya sudah bisa berdiri.
akan tetapi stelah kak sri berjalan membelakangi pesta tersebut dan menuju ke parkiran motornya tempat itu berubah menjadi hutan berantara.
tenda pernikah an dan tempat duduk nya tadi beserta orang orang tersebut hilang seketika, dan kak sripun terkaget dan kkipun langsung bergegas mengambil motor nya lalul memutar arah ketempat awl dia masuk jalan tersebut.
setelah keluar dari persimpangan tersebut ka sripun terheran jalanan kenapa sepi warung sudah pada tutup, tanpa pikir pnjang kabsri tetap mengendarai motor nya sampai kerumah.
danang tuanya pun bertanya kenapa lama sekali pergi ketempat teman, dan kak sripun juga terkaget, kenapa orang tuanya bilang lama, padahal dia baru sekitar sejam anbdan tidak duduk lama di tempat pernika an itu.
setelah kak sri melihat jam di hpnya ternyata hari sudah menjukan jam 02.20 wib.
disanalah kak sri mengeluarkan keringat dingit dan memikirkan kejadian tersebut.
kak sri belum menceritakan kejadian itu kepada kedua orang tuanya pada saat itu, setelah pagi hari kak sri baru menceritakan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya dan sanak saudaranya.
setelah menceritakan itu kabsri baru merasakan mual dan mutah, muntah yang dikeluarkan kak sri bukanlah muntah biasa melainkah darh beserta seperti bangkai burung yang belum dicerna oleh lambungnya.
semua keluarga pun kaget dan kak sri pun secara drasti mengalami demam tinggi dan mutah terus menerus, kak sripun dulunya badanya sngat berisi, setelah kejadian itu ka sangatlah kurus kering.
kejadian itu dialamai oleh kak sri sudah 5 tahun yang lalu. namun hal itu membuat kabsri trauma samai saat ini, melihat acara pernika an saja kak sri mulai teringat dengan kejadia tersebut.
setelah kak sri mengalami hal buruk itu kak sri sempat depresi sekitar 2 bulan, dia merasanya dirinya biasa biasa saja, tetapi setiap orang melihat dirinya seerti mengalamun dan tidak ada gairah sedikitpun pada dirinya.
mulut kak srilalu berbicara atau bergerak sendiri seerti orang yang lagi mengobral, kan tetapi kalau kak sri di ajak bergaul dan bersosial dirinya terlihat normal seperti biasa yg tidak ada tanda tanda negatif sedikitpun.
kedua orang tua kak sri juga mengetahui ke aneh an kak sri tersebut, orang tuanya juga mengatasi hal yang buruk bakal mengincar anaknya.
kedua orang tua kak sri membawa kak sri berobat ke orang pintar, ternyata ada sosok makhluk yang menyukai kak sri saat kejadian kak sri tersesat ditempat pestabpernikah an itu.
sosok itu sering menyerupai seerti orang biasa melainkan menyerupai menjadi teman akrab kak sri, lantas kak sri yang tidak tau makanya berbicara dan berteman seperti orang orang pada umumnya saat berada didekat dia.
lantas kak sri dilakukan pengobatan alternatif, banyak syarat ayam hitam dan lain lain tuk memisahkan kak sri dengan sosok tersubut.
tujuan nya untuk mempengaruhi kkkk sri di bawa ke alam nya maka dari itu dia melakukan penyamaran terhadap kak sri.
setelah kak sri dilakukan pengobatan dan berlangsung beberapa kali kak sri sudah terlihat mulai membaik, cerita kak sri itu dibenarkan oleh kakek dan nenek beserta tengga yang lain.
KARENA TIDAK MUAT KITA LANJUTKAN KE BAB YANG BARU YA TEMAN TEMAN SOAL NYA KALAU DITERUSKAN GAK BISA DI UPLOAD HAHAHAHAHAHAH N