Di malam hari yang begitu mengcekam udara terasa menusuk kulit, Intan duduk di teras luar rumah malam itu dengan memandangi bulan dan tersenyum melihat bulan itu dia di temani oleh tantenya yang bernama "Zenca.
...........
Ternyata intan sedang bermimpi ingatan tentang kejadian 15 tahun yang lalu kembali menghantuinyaa...
Dia terbangun dari mimpinya dengan nafas yang terengah-engah dan tidak teratur. Tantenya Zenca yang saat itu sedang berkunjung ke rumah ibunya Sumiati menghampiri intan, tantenya mendengar saat intan memanggil-manggil papa dan mamanya dan segera menghampiri intan yang baru saja terbangun dari mimpi buruk itu. dia memberikan segelas air yang terletak di atas nakas untuk intan, Zenca memeluk intan mengelus pucuk kepala gadis itu dan berusaha menenangkannya.
Heiii sayangggg...
Ada apa ini tadi tante mendengar kamu teriak- teriak dari luar makanya tante buru-buru masuk ke kamar kamu. Tadi tante enggak sengaja dengar kamu memanggil-manggil papa dan mama kamu ya.
Zenca menatap keponakannya itu dengan mengelus kepala dan mengelus pipi gadis itu.
Tadi intan mimpi kejadian 15 tahun yang lalu tan intan di ingatkan lagi dengan kenangan pahit itu, kejadian dimana papa dan mama yang sudah kita nanti-Nantikan kepulangan mereka tapi mereka kembali dengan nafas yang sudah tidak ada di tubuh mereka.
Air mata itu terasa jatuh begitu derasnya membasahi pipi intan yang sangat cantik dan manis itu.
Intan sekarang sudah berumur 20 tahun dia begitu menawan dengan bodynya yang begitu indah, setiap lekukan tubuhnya dengan paras yang bisa di bilang Mo***k bulu matanya yang begitu lentik dan lesung pipi yang menghiasi wajahnya, Intan tumbuh dan di besarkan oleh nenek dan kakeknya Dan sekarang intan sedang berkuliah di Univeritas terbaik di indonesia semester akhir. Selain cantik dan Mon**k Intan juga sangat pintar dia selalu menjadi mahasiswa berprestasi di kampusnya.
Dan satu lagi Dalam bidang seni tarik suara intan juga sangat berprestasi dia sudah banyak mengikuti ajang lomba di kanca nasional. sungguh prestasi yang luar biasa bukan, di umur yang masih terbilang muda. intan bisa memberikan kebanggan untuk keluarga dan daerahnya.
.......
Owalah sayang sudah-sudah jangan menangis lagi, Pokoknya sekarang kamu mendoakan yang terbaik untuk papa dan mama. doakan supaya mereka tenang di alam sana dan buat mereka lebih bangga sama kamu, tunjukkan bahwa intan kecil mereka dulu sekarang sudah menjadi gadis berparas cantik dan pintar.
Orangtua kamu pasti bangga sama kamu bukan saja karena cantik, dan pintar kamu juga punya banyak skill penurut sama orangtua dan masih banyak lagi?. Pokoknya kamu "The best" deh sampai-sampai mulut tante hampir berbusa deh jelasin bagaimana tentang kamu? .
Tante Zenca menjelaskannya bertele-tele dan berusaha membuat intan berhenti menangis dan berusaha membuatnya tertawa. Alhasil Kini intan sudah berhenti menangis dan mulai tersenyum dia tidak heran lagi dengan tantenya ini yang begitu cerewet, yang selalu saja punya cara untuk menghiburnya.
Zenca telah menikah 5 Tahun yang lalu sekarang dia sedang hamil besar dan menunggu kelahiran buah hatinya yang kedua, untuk beberapa bulan kedepan dia akan tinggal bersama ibunya sumiati dan yorlan ayahnya karena suaminya sekarang sedang sibuk bekerja dan suaminya khawatir tidak ada yang menjaga istrinya saat di bekerja dan anaknya sekarang yang sedang bersekolah.
............
Ihhh tante bisa aja deh, udah-udah intan enggak nangis lagi kok tante sayang. jangan sampai berbusa dong mulut tante nanti dede bayi di perut tante gimana capek dong diaa, mamanya ngerocos mulu dari tadi?. Intan dan zenca tertawa terbaik-bahak dan zenca menoel jidat intan dengan pelan.
intan..... intan udah ah tante capek tahu ketawanya. Ohh iyaa gimana dengan skripsi mu ada yang perlu kamu revisi enggak? tanya zenca kepada intan dan menatapnya dengan serius.
engak ada kok tan semuanya berjalan dengan lancar skripsi ku di terima sama dosennya dan gadak yang perlu aku revisi lagi. Kata dosen skripsi ku bagus dan kabar gembiranya aku bakalan di wisuda bulan depan tan?. Tersenyum bahagia dari sorot matanya bisa kita ketahui bahwa saat ini intan sangat-sangat bahagia, dia tidak menyangka sebentar lagi akan lulus kuliah. Sejak kecil intan sudah memiliki cita-cita untuk membangun sebuah perusahaan di desanya dia sangat ingin membuka lapangan pekerjaan disana karena terlalu banyak orang-orang disana yang menjadi pengangguran.
Selain punya bakat bernyanyi ternyata intan juga punya bisnis kecil-kecilan dia menjual minuman yang sangat hits saat ini yaitu boba.... Intan merintis usaha ini bersama sahabatnya Karin. mereka membuat minuman ini dan menjual kepada orang di sekitar dan teman-teman kampus mereka.
...........
Uuuu tayang tante senang banget dengar kabar ini dari kamu? semoga semuanya berjalan dengan lancar. dan pastinya tante akan ikut menghadiri acara wisuda kamu bulan depan. Yasudah kamu tidur lagi gih dan jangan lupa berdoa yaa cantik, tante balik ke kamar dulu entar di cariin om kamu karena tante udah dari tadi disini hehehe. (mencium kening intan dan beranjak pergi dari kamar gadis itu)
hahahhaa...... Yaudah tante sana pergi see you too tante sayang?.
Intan kembali termenung dan memikirkan tentang mimpinya tadi dia bertanya-tanya apakah papa dan mamanya sekarang melihatnya tumbuh besar. Menjadi seorang gadis yang cantik dan manis, Intan berdoa dan melipat tangannya dia berdoa sambil menangis sesegukan membawakan semua orang dalam doanya.
Tak terkecuali Zen yang sekarang menjadi kekasih hatinya yang selalu memberikan suport dan selalu ada untuk intan, intan sangat menyayangi Zen kekasihnya itu. Dia tidak pernah lupa untuk membawakan pujaan hatinya itu dalam doa dan berharap suatu saat Tuhan akan menyatukan mereka di waktu yang tepat.
Intan pun selesai berdoa hp nya berdering di atas nakas dan tertera nama kekasihnya disitu.
Zen : Hai sayang kamu udah tidur belum?
Intan : kalo udah tidur ga bakalan bisa angkat telfon kamu dong sayangku...
Zen : Hehheeh.... ohh iyaa iyaa ya sayang? aku sampai lupa deh?
Intan : Sayang mahh...... gitu (intan pura-pura merajuk)
Zen : wkwkkw..... iyaa iyaa aku mintaa maaf babyy... Oh iyaa besok kamu ke kampus bareng aku yaa. aku jemput di rumah besok, dandan yang cantik yaa sayang soalnya setelah dari kampus aku bakalan ajak kamu ke rumah. Mama udah nanya-nanyain kamu dari kemarin loh ayankk..
Intan : oke baby.... aku bakalan siap-siap besok jadi tante mau ketemu aku besok gitu beb??? (bertanya kepada sang kekasih)
Zen : Ya kira-kira begitu dehh, mama pengen ketemu lagi sama calon mantunyaa(tertawa terbaik-bahak)
Intan : Ayank..... (merajuk lagi karena sedikit malu)
Zen : hehehe... yaudah kalo gitu aku tutup dulu yaa sayang, lagian kan udah larut banget ini. Kamu bobo cantik sana gih, sampai ketemu besok sayang love you Muachhh.....
Intan : Love you tooo sayang
Keesokan harinya Intan bersolek cukup lama depan cermin, memang ini bukan yang pertama kalinya dia berkunjung ke rumahnya zen. Tapi intan memang ingin tampil lebih perfek untuk menemui calon mama mertuanya itu (wkwkw baru calon ya guys? siapa sih yg engga deg-degan saat di posisi intan). Penampilan intan cukup memesona setiap orang yang akan melihatnya terlebih karena memang dasarnya inta memang cantik jadi ketika di poles sedikit dengan make up. maka akan kelihatan lebih cantik lagi.
Setelah beberapa saat Zen telah tiba di rumahnya intan, dia di sambut hangat oleh Yorlan sang kakek. Seperti biasanya setiba di rumah intan yorlan dan zen terlihat sedang bersenda gurau, Yorlan tengah tertawa terbahak-bahak mengingat masa-masa asmaranya dengan sumiati yang kini menjadi istrinya. Dimana masa-masa memperjuangkan cintanya yang terhalang restu oleh orangtua sumiati karena kegigihannya akhirnya orangtua sumiati memberikan restu kepada mereka.......
Yorlan berbincang dengan zen panjang lebar tanpa mereka ketahui intan sedang memperhatikan kekasihnya yang dengan serius mendengarkan cerita sang kakek dan sesekali tertawa cekikikan layaknya kuntilanak hihihihi.....(becanda guys? yokk balik ke cerita) intan tersenyum kecil memandangi sang kekasih yang telah berhasil mencuri hatinya.
Tiba-tiba zen pun sadar ada yang sedang memperhatikan dirinya sendari tadi, Intan sejak kapan kamu disitu kok aku baru tahu.....
sambil menggaruk kepala yang tak gatal.
Aku baru aja disini kok, keliatan lagi asyik banget yaa cerita-cerita sama kakek sampai ga sadar aku udah disini.
intan tersenyum kepada sang kakek dan zen.
yaudah buruan gih berangkat kalian, udah jam segini loh.
ujar sang kakek.
siapp kek, yaudah kami berangkat dulu yaa.
Mereka pun berjalan menuju mobil zen yang terparkir di depan halaman rumah intan, Intan dan keluarganya sekarang tinggal di perumahan elit. Semenjak intan membuka usahanya menjual minuman hits dan sesekali di undang bernyanyi di acara-acara penting dia mulai menabung untuk membeli rumah dan menabung untuk masa depannya.
Dan rumah inilah yang merupakan hasil jerih payahnya sendiri. Orang-orang mengenal sosok intan sebagai orang yang rendah hati terlebih untuk anak-anak jalanan yang selalu intan jumpai, mereka sangat senang setiap lali bertemu dengan intan dan begitu pun sebaliknya.
Zen membukakan pintu mobil untuk sang kekasih dan sekejap mobil sudah melewati kompleks perumahan elit tersebut, sepanjang perjalanan mereka terus berbincang membahas tentang hari ini yang merupakan sidang meja hijau. mereka tampak telah mempersiapkan diri atas pertanyaan-pertanyaan yang akan di lontarkan oleh dosen.
Sekarang tiba giliran intan untuk masuk ke ruang persidangan intan begitu deg-deg an dan sesekali nervous. Dia berusaha menepis segala sesuatunya agar dapat menyampaikan materi dalam skripsinya dengan sedetail mungkin. Zen sedari tadi berjalan mondar mandir dan tidak sabar mendengar kabar dari intan.
intan keluar dengan wajah yang dibuat sedih untuk mengelabui kekasihnya itu dan menghampirinya.
sayang kamu kenapa kok sedih gitu?
zen merasa heran dengan kekasihnya yang tak menjawab satu pun pertanyaannya sejak tadi,
beib kamu kenapa sih kok ga jawab pertanyaanku, aku udah ngerocos dari tadi loh. cerita ke aku ada apa sih sebenarnya?.
Aku sebenarnya....
zen tambah penasaran dengan apa yang akan di sampaikan intan kepadanya.
beib.... kok di gantung gitu sihh kamu sebenarnya kenapa????
aku sebenarnya lolos sidang skripsi yank? dan bulan depan kita bakalan di wisuda bareng.....
Zen mengangkat tubuh intan dan memutar badan mereka...
yesss..... kita bakalan di wisuda barengg...
ihh zen turunin aku.... aku pusing tahu.
Heheh iyaa.... iyaa beib maaf yaa, aku reflek aja tadi?karena senang banget.
Zenca, yorlan dan sumiati menghampiri keduanya dan memberikan selamat kepada intan dan zen.