" Gw live report ya.." ujarnya ke arah sosok yang saat ini sedang fokus mengendalikan kuda besinya.
" Oke, bilang kita mau kemana. Biar siabang tau perjalanan kita " ujar sosok itu. ' Yah walau pada kenyataanya semua bohong ya, kak!' bathin wanita itu.
" Inget, nanti gw ngajak lo ngomong. Jangan lepas dari konteks, dan jangan lepas kontrol dalam bicara dan menanggapi" titahnya.
Ya, sosok yang acap kali ia panggil dengan sapaan " Kak " itu acap kali lost kontrol dalam bicara. Hingga niatnya yang ingin memperkenalkan atasan yang ia panggil kak itu, bisa di kenali oleh masyarakat, menjadi kacau.
" Hehehe.. ok.." ucapnya tanpa rasa bersalah. Wanita yang mempunyai nama Rindu itu hanya tersenyum, dan mulai mengoperasikan benda pipih bewarna hitam. Masuk ke sebuah aplikasi berlogo huruf F berwarna biru, dan menyetting live reportnya.
" Assalamualaikum w.w.. Hai.. hai.. hai.. ketemu lagi dengan mommy disini, di channel Live report efbeh mommy dengan akkun Lembayung Rindu. Apakabar nih, zeyeng mommy di seantero jagat per efbehan? Always happy kan? Always strong kan?" cuapnya, menyapa viewer yang mulai bermunculan satu persatu.
" Waaahh... sudah ada yang nyamperin yah.. Makasi love nya Mas "Banyu biru", apa kabarnya? Juga ada " Sandal jepit", udah ngga sering- sering hilang lagi kan? kasian tetangga mommy pulang mesjid dah nyeker aja. Trus juga ada "Arjuna perwira, hai.. makasi love segede bagongnya, BeTeWeh ni yah, tu ati kenapa? kebanyakan minum air atau keracunan?" dengan lincahnya Rindu bercuap cuap kembali, sambil menyapa viewernya yang entah mengapa jika Rindu Live report, pasti mampir di halamannya dan menyapa.
" Naahh seperti biasanya niih, sebelum kita ngomong kesana kemari, kita nembang dulu. Hari ini mommy mau nyanyi bareng, ama mba Adelia yang ketceh badai.. ntar ya, mommy setting dulu.." Rindu dengan lincah mencari lagu yang akan ia dendangkan di stereo mobil yang ia tumpangi. Tak lupa sebuah senyum manis, dan kerlingan manja ia hadiahkan kepada penontonnya.
Setelah menemukan apa yang ia cari, Rindu mengeraskan volume tape tersebut.
" Bermula tahun- tahun yang lama, kau aku kenal akan malu- malu dalam cinta. Senyum misteri penuh rindu yang acap kau lempar, jika bola mata hitammu sesekali menatap aku. Namun cupid berkata beda, tahun- tahun itu kian bertambah, namun kita tak di dekatkan. Dan kini, ketika kau telah dengannya, dan aku masih sendiri menantimu. Kau hadir dihadapku, kembali membawa rindu. Akankah semua salah dalam cinta? ataukah setan yang bertahta, menghalalkan dosa atas nama cinta...." Rindu mengeluarkan suara emasnya, sambil tersenyum menggoda sahabat yang acap kali dipanggilnya dengan, kak.
...
Hai, kenalkan aku Rindu. Aku seorang wanita pejuang, yang mempunyai 2 orang putri yang sangat berharga.
Sulungku berumur 9 Tahun, dan Bungsuku 3,5 Tahun. Kebahagiaanku akan lengkap, jika ditambah dengan suami yang kaya, ganteng dan suka menabung. Tapi sayang beribu kali sayang, aku hanya bisa bermimpi akan suami yang seperti itu. Karena pada kenyataannya aku adalah seorang janda cerai hidup, yang statusnya masih tergantung. Karena sang imam hanya menceraikanku secara agama.
Hei, bukan aku ngedumel yaah.. aku hanya ingin sedikit berbagi kisah hidupku yang biasa, namun penuh dengan perjuangan pada kalian. Agar kantong Author ketcehku bisa keisi cuan, hahahaha..
Mungkin ada yang bertanya, kenapa aku berpisah? Sabar, semua akan dikupas tuntas, tajam, setajam silet. Maaf mba FR, kata- katanya tak pinjem yaah..
Yaah, aku seorang janda yang dijandakan istri orang, janda orang, dan wanita orang. Banyak? jawabnya yes.. banyak. Hingga aku berhenti karena capek menghitungnya.
Yakin girl? sapa tau kamu hanya dibutakan cemburu. Acap kali sang mantan suami menuduhku demikian. Namun, apa mau dikata. Seorang wanita di berikan insting berlebih oleh Tuhan yang Maha Tahu, agar ngga kecolongan.
Namun dengan bodohnya, aku tetap kecolongan, karena berusaha menyingkirkan insting tersebut, hingga fakta- fakta konkrit mulai bermunculan.
Tapi aaahhh sudahlah, cerita ini bukan cerita VELAKOR yang akirnya kena azab, walau nanti geng velakor akan tetap ada. Namun ini hanyalah seuntai cerita kehidupan seorang Rindu, yang tetap merajut asa, walau kadang ada orang gila yang ingin memutus untaian tersebut.
...