Happy Reading ^_^
***
Pintu ditutup kembali.
Argani Rahadyan hanya terpaku di tempatnya, tapi ia bisa merasakan kalau ada predator yang mengintai dirinya. Punggungnya panas, serasa dilubangi oleh tatapan mematikan sang predator. Wajar saja, Arga baru saja mengusik wanitanya Ganendra Tanaka, jadi jelas pria itu tidak akan diam saja. Tapi menunjukkan ketakutannya hanya akan membuat pria itu besar kepala, jadi ia hanya bergeming.
Dan tahu-tahu bahunya ditarik dari belakang, lalu sebanyak dua pukulan mengenai pipinya. Ia sudah berusaha untuk tidak menyulut emosi pria itu, tapi mau bagaimana lagi. Ini resiko yang harus diterimanya karena sudah mengganggu Lentera Hadiyata—kekasihnya Ganendra Tanaka.
“Saya nggak percaya manusia kayak kamu itu ada,” Ganendra berujar seraya mengencangkan tarik