Jari-jari tangan itu bergetar setiap kali hendak menuliskan satu huruf di atas kertas. Rama tidak kuasa untuk menyanggupi keinginan pada malam itu. Mungkin saja, ia akan melakukan satu kesalahan besar di dalam hidupnya setelah ini. Terutama jika berawal dari hal-hal kecil yang berimplikasi pada mental istrinya. Rama pun mengurungkan niat untuk membuat surat balasan tersebut.
Sudah lima hari sejak kedatangannya, Maryam masih betah tinggal berlama-lama di kediaman Rama dan keluarga. Tapi belum juga muncul, tanda-tanda dari cinta pertama yang ingin dicari Maryam hingga sampai ke pelosok desa. Safya sebenarnya sangat penasaran dengan anak itu. Penampilan dan akhlaknya terlihat sangat religius, ia juga gadis yang cerdas. Tapi kenapa Maryam harus berupaya menemukan pria itu padahal belum tentu