Pertanyaan yang dilontarkan polisi itu membuat Fardo gelagapan. Ia terdiam sejenak, memikirkan jawaban. Tidak mungkin juga, kan, ia jujur.
“Saya bertanya.” Tegas Polisi tersebut.
“Sa—saya tidak memiliki orang tua.”
“Baiklah. Kakak? Saudara? Apa kamu punya?”
“Ti—tidak.”
“Namamu siapa?”
Mampus!
Ia bingung. Haruskah ia mengakui dirinya Fardo atau Rangga?
“Dia Far—“
“Rangga? Sedang apa kamu di sini?”
Baru saja Geri akan membantu jawab, namun seorang pria berawakan tinggi dengan jas rapi itu memotong ucapannya sambil berjalan mendekat.
“Anda kenal dengan anak ini?” sang polisi menunjuk Fardo.
“Kenal. Saya Ayahnya. Dia putra saya, Rangga Afnan Rajendra.” kata Glen. Fardo tergemap dengan kedatangan Glen tiba-tiba. Sedangkan Geri menaikkan satu alis. Sejak kapan nama sahabatn