Paman Rodrigo dan Tuan Pecth mengajakku dan Steven untuk masuk dan membicarakan hal rahasia soal ketakutan Ratu Samara pada Mereka. Akupun menurutinya karena memang penasaran. Bagaimana bisa ratu jahat seperti Ratu Samara menyimpan ketakutan pada Paman Rodrigo dan Tuan Pecth.
Belum sempat berbicara, Boma, Freylin dan Glitser datang. Ya, mereka bertiga memang pulang ke tempat asal mereka pagi tadi. Aku senang mereka akhirnya kembali lagi.
"Tuan Rodrigo, bolehkah aku ikut bicara. Aku tidak bisa masuk rumah kalian," ucap Glitser yang menunggu di luar karena ukuran tubuhnya yang besar membuatnya tak bisa masuk ke rumah Paman Rodrigo.
Merasa kasihan pada Glitser, semua orang keluar untuk melihatnya. Tawa pecah saat Glitser berusaha duduk. Namun, sebuah gerobak kayu malah rusak olehnya.
"Ja