Malam ini Steven pasti telah sampai di istana dan pesta dansa mungkin juga sudah dimulai. Aku berharap semuanya berjalan lancar.
Duduk di depan rumah seperti ini rasanya bebas, dan tanpa beban, apalagi ditemani bintang-bintang yang terang di langit malam.
"Tuan Putri ...." Boma datang menghampiri dengan pasukan kurcacinya.
"Tuan Putri pasti sedih karena Steven harus pergi untuk merayu Putri Nuck," ucap Dorothy. Seketika Boma mendorong Dorothty higga kurcaci itu terjatuh.
"Hey ada apa? Jangan seperti itu, Boma." Aku menegur Boma karena dia keterlaluan tadi.
"Putri Eliza, aku hanya membuatnya berhenti bicara. Dia banyak bicara sejak tadi, aku lelah mendengar."
Ucapan Boma membuat Dorothy meringis. Tak ada rasa yang ditunjyka Dorothy pada Boma, dia hanya meringis seolah mengakui kesalah