"Eliza, kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?" tanya Paman Rodrigo yang terlihat sangat panik. Dia memeriksa keadaanku, tanganku, bahkan wajahku dia periksa. Dia sangat baik padaku.
"Paman ... aku tak apa-apa. Hanya saja tadi aneh, aku berusaha untuk menjauh dari Nyonya Garneta tapi ... ternyata aku malah mendekatinya. Aneh bukan, Paman? Lalu kemana dia pergi setelah dipanah olehmu?"
"Dia adalah Peri Jane, sang pembuat ilusi pengantar nyawa. Aku baru mengenalinya dari kalung yang ditunjukan Steven padaku. Aku terkecoh olehnya bahkan hingga puluhan tahun. Saat ini dia pasti masih di sini. Dia masih menggunakan ilusinya."
Peri Jane sang pembuat ilusi pengantar nyawa? Patut saja aku merasa sangat tertarik padanya padahal kenyataannya aku ingin menjauh tapi tak bisa. Ini semua karena ilusi it