***
Akhirnya, tibalah saat konser pertama pada tur dunia mereka.
Para penggemar begitu antusias untuk menonton konser mereka. Kelima laki-laki itu berkumpul dalam satu ruangan.
Manager mereka memberi sedikit wejangan.
“Kita gak tau apa yang terjadi di antara kalian. Kita gak mau ikut campur urusan pribadi kalian. Tapi, kita mohon kerja samanya antara kalian untuk menyukseskan tur kali ini.”
Abi memandang Aksa, berharap Aksa akan melihatnya meski hanya sekali.
Dylan, Kenan, dan Mirza merasakan kecanggungan yang luar biasa. Tapi, mereka tak mampu berbuat apa-apa.
Konser pun dimulai. Kelimanya berharmonisasi dari satu lagu ke lagu yang lainnya.
Penonton begitu terkesima dengan penampilan kelimanya.
Di antara banyak penonton, Indira duduk. Memandang layar besar yang menyorot wajah