--------------------------------------
Setelah beberapa saat perjalanan, sampailah Edler pada tempat Ratih dan Lenna berada.
Lalu ia turun dari kereta kudanya, dan melangkahkan kakinya menuju pintu gerbang besar rumah baru mereka.
Ia lalu menggedor pintu gerbang besi itu.
Terlihat pula Lenna dan Ratih yang sedang berada di dapur.
Mereka hendak mempersiapkan sarapan pagi ini.
"Ibu, ada suara gerbang yang bunyi. Seperti ada yang menggedornya." ucap Lenna.
"Iya, coba tunggu sebentar. Ibu akan melihatnya dari jendela atas." ucap Ratih.
Lalu Ratih berjalan menuju jendela ruangannya di lantai 2 itu.
Setelah ia melihat ke bawah, ia melihat seorang pria berdiri di depan pintu gerbang mereka dengan kereta kuda yang tak asing lagi bagi mereka.
"Lenna, lihatlah siapa yang datang." ucap Rati