Angkot yang sekarang tengah membawa Selina melaju dengan sangat kencangnya entah ingin membawa Selina ke mana. Gadis itu sudah sangat ketakutan di tempatnya. Kursi kosong dekat pintu kini sudah dijaga oleh seorang cowok anak buah Rafael. Selina diam dipojok sambil menangis. Sudah berkali-kali dia berteriak meminta tolong tapi tak ada yang mendengarnya. Langit sudah semakin gelap, Selina takut dia tidak bisa pulang. Selina takut nanti dia kenapa-kenapa. Selina takut akan semua hal yang bisa saja terjadi setelah ini. Selina juga menyesal kenapa tidak minta jemput Laskar atau teman-teman Mahesa yang lain saja tadi.
"Tolong lepasin gue ..."Selina kembali meminta dengan lirih tapi para cowok itu tetap tidak menggubrisnya.
"Gue sama sekali nggak tau masalah kalian apa, jadi tolong lepasin gue