Kerusuhan masih terus terjadi di basecamp Titan. Kini keadannya Mahesa tengah memiting kepala Rafael, hingga tangan kanan Rafael yang terbebas berhasil digunakan dengan baik untuk menyikut perut Mahesa. Hal itu membuat Mahesa mundur. Keduanya telah babak belur. Namun tidak ada yang mau kalah. Dalam pikiran masing-masing, mereka nggak akan mundur sebelum salah satu ada yang mati.
Mahesa menatap Rafael dengan tajam, napasnya terengah, dengan banyak luka disekujur tubuh. Wajahnya sudah tak lagi bisa diselamatkan. Bahkan telah keluar darah dari kedua lubang hidungnya yang sampai mengotori mulut juga. Mahesa lalu menyeka darah tersebut dan tersenyum miring.
"Mending lo ngaku kalah, lo udah kalah masa sekarang," ujar Mahesa. Memang kini Vendo telah benar-benar terkepung dan hampir menemui ke