Chapter 08
Nisha, Dia orang asli surabaya yang berkulit kuning terang dan bermata seperti sapi yang indah(tidak kecil dan tidak besar namun berwarna coklat gelap), beralis tebal, sedikit berjerawat dan memiliki tinggi badan 150cm. Nisha yang menyukai Fajri sejak awal mereka berkenalan dan Fajri yang sudah mengetahuinya namun fajri tidak memperdulikan Nisha yang menyukainya, karena fajri hanya menyukai Nadya yang menyukai Nabil Dan begitupun perasaan nabil yang tidak memperdulikan perasaan nadya yang menyukainya. Namun Nisha yang berpikiran Dewasa, Dia mampu mengerti semua,tetapi tidak dengan perasaannya yang akan tetap menunggu fajri.
(Mahira datang kepada mereka berdua)
“Eh, Nad, Nis kenapa?, kamu abis nangis Nad?” Khawatir Mahira dan bertanya
“ngga ko ra, tadi aku abis menguap ngantuk banget soalnya, Oiya gimana tadi kamu terima si Nabil kah?” Nadya berbohong dan melampiaskan dengan bertanya
“emm aku ga nyangka aja si, ternyata nabil juga suka sama aku, dan tanpa berpikir panjang aku langsung menerima nya, dan ku harap gaada yang sirik sama hubungan kita nanti.” Ucap Mahira dengan mata yang menunduk
“selamat ya ra, apapun yang bikin kamu seneng kita doakan selalu ko.” Saut Nisha dengan senyum
“iya ikut seneng buat kamu ra.” Saut Nadya dengan senyum
“makasih ya kalian.” Mahira sambil memeluk
~Lanjut