Cukup sampai di sana, Noah Smith mengerti jelas keadaan sesungguhnya. Rahangnya mengeras dan tangannya terkepal erat. Juga tatapannya yang menajam dan menyimpan beribu dendam. Damian melihat itu semua, melihat bagaimana ekspresi Noah berkabut kelabu sampai rasanya seolah petir terus menggelegar dalam kepala dan mematikan saraf-saraf yang lain.
Noah mendadak memalingkan muka dengan kobaran api di d**a. Ia mencoba tersenyum dan merespons lagi. "Tentu saja ada yang tidak beres, bukan? Sejak awal semuanya telah tidak benar."
"Brenda Dawson, dia ibu kandungmu, kan? Ini sebabnya kau memintaku untuk menyelidikinya tanpa seorang pun tahu bahkan Imera sekali pun."
Noah menatap Damian dengan mata membulat sempurna. Sesungguhnya dia tak ingin bertanya dari mana Damian tahu. Tetapi di sini, dia se