Noah tercekat pada lapisan dinding merah marun yang menyelimuti ruangan ibunya. Ia menggenggam erat sebuket anyelir kuning seperti biasa. Kali ini rasanya begitu sakit setelah ia mengetahui alasan sebenarnya. Noah tak menyangka perkara cinta membuat segalanya jadi kacau, dibabat habis tanpa sisa. Sebelumnya Noah meyakini, ibunya adalah sosok yang tegar dan bisa dipercaya meski Brenda memilih pergi dan merasa lebih bahagia dengannya.
Terkadang Noah penasaran tentang alasan sebenarnya mengapa Brenda menikah dengan ayahnya tetapi juga tak memutuskan hubungan dengan Benny. Kenapa ibunya terkesan mempermainkam ikatan suci?
Seorang ibu tua bernama Elya yang mengasuh Brenda datang dan menepuk bahu Noah yang masih berdiam diri di depan pintu, termangu dengan setumpuk pertanyaan yang haus akan ja